Ketua KDPA Desa Dauh Puri Kelod Berharap Dukungan Gubernur Soal Penanganan HIV/AIDS

Eka Santika selaku Ketua KDPA Desa Dauh Puri Kelod mengutarakan bahwa permasalahan HIV/AIDS bukan perkara mudah untuk ditanggulangi.

Ketua KDPA Desa Dauh Puri Kelod Berharap Dukungan Gubernur Soal Penanganan HIV/AIDS
TRIBUN BALI/M. FIRDIAN SANI
Eka Santika selaku Ketua KDPA Desa Dauh Puri Kelod saat dijumpai Tribun Bali di BPSDM, Denpasar, Bali, (5/9/2019). 

Ketua KDPA Desa Dauh Puri Kelod Berharap Dukungan Gubernur Soal Penanganan HIV/AIDS

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Bali adakan Lokakarya Kader Desa Peduli Aids (KDPA) di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BDSDM) Provinsi Bali, pada Kamis (5/9/2019)

Acara ini sudah berlangsung kemarin, Rabu (4/9/2019), dihadiri ketua KPA, wakil gubernur, bendesa agung majelis desa adat Bali, dinas PMD Bali, Bappeda Bali serta perwakilan KDPA.

Secara umum tujuan lokakarya ini adalah untuk memperkuat dan memantapkan peran serta masyarakat atau krama untuk terlibat secara langsung dalam upaya penanggulangan HIV dan AIDS di desanya.

Eka Santika selaku Ketua KDPA Desa Dauh Puri Kelod mengutarakan bahwa permasalahan HIV/AIDS bukan perkara mudah untuk ditanggulangi.

Ia yang sudah 7 tahun menjadi KDPA menganggap perlu adanya dukungan dari gubernur terkait penanggulangan HIV/AIDS ini.

"Iya pasti," kata dia saat ditanyai perihal dukungan Gubernur.

Banyak Lakukan Kesalahan, Bangli Dihajar Badung 5-0

Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia, 3 Gol Cantik Seteru Dua Negara Tetangga

Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia, Ini Susunan Pemain Timnas Garuda

Rumor Ahamd Agung Kembali ke PSIS Terdengar, Ini Penjelasan Sang Pemain

"Kita butuh dukungan dari gubernur untuk merealisasikan program ini. Bagaimana jika KDPA itu dibentuk tidak ada fasilitas, tidak ada dukungan, jadi mohon maaf ya yang kami maksud dukungan kepada masyarakat itu bukan hanya berupa materi tapi ketika kita mendatangi sekelompok orang, kita bisa diterima enggak? Kalau diterima itu sudah berupa sebuah dukungan," jelasnya.

Eka menilai bahwa dukungan gubernur juga berpengaruh pada perekrutan anggota KDPA.

"Untuk saat ini anggota kami baru 21, itu termasuk dengan saya," ujarnya.

Ia menyatakan harapan besarnya untuk bisa menangani orang-orang yang terkena HIV.

"Harapanya ketika orang yang terinfeksi HIV itu bisa segera ditindak lanjuti untuk mendapat pengobatan," katanya. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved