Pemerintah Siapkan Lahan Sementara Untuk Pedagang Pasar Tumpah
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Buleleng, telah menyiapkan lahan sementara untuk para pedagang pasar tumpah
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA- Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Buleleng, telah menyiapkan lahan sementara untuk para pedagang pasar tumpah Banyuasri, Kecamatan Buleleng. Lokasinya di sebelah kolam renang Nirmala Asri Banyuasri.
Seperti diketahui, selama Pasar Banyuasri direvitalisasi, para Pedagang Pasar Tumpah kini berjualan di lambung timur terminal Banyuasri. Setiap pedagang diberikan lokasi yang ditandai dengan nomor. Namun ternyata lokasi ini terbilang sangat sempit. Sehingga banyak pedagang yang memilih untuk menggelar lapaknya di tepi jalan Ahmad Yani. Hal ini lantas menimbulkan kemacetan utamnya saat memasuki sore hingga malam hari.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas PUPR Buleleng pun telah menyiapkan lahan di sebelah kolam renang Nirmala Asri Banyuasri. Lahan tersebut nantinya dapat menampung puluhan pedagang, dan diperuntukan khusus bagi pedagang sayur, buah dan ikan laut. Kepala Dinas PUPR Ketut Suparta Wijaya menyebutkan lahan itu berstatus pinjam pakai milik provinsi.
"Dulu itu merupakan kubangan, namun sudah kami urug. Ada sedikit lahan kami sisakan, nanti digunakan sebagai tempat pembuangan bongkaran eks Pasar Banyuasri. Jadi lahan itu sudah siap dipakai. Sudah kami tambahkan enam titik lampu, tambah satu lampu sorot. Saya kira semua pedagang yang meluber ke jalan itu bisa berjualan di sana," katanya.
Jumat ini, Suparta mengaku akan melaporkan kesiapan lahan tersebut kepada Bupati Bulelelng Putu Agus Suradnyana terlebih dahulu. Sehingga dalam waktu dekat, para Pedagang Pasar Tumpah yang meluber ke jalan Ahmad Yani dapat segera direlokasikam ke lahan yang ada di samping kolam renang Nirmala Asri Banyuasri tersebut.
"Ini kan sifatnya sementara, nanti setiap pagi agar lahan itu disiram biar tidak berdebu. Lapisan atas itu bukan tanah tok. Namun bercampur pecahan batu sehingga bisa membantu agar tidak becek," katanya.
Seperti diketahui, Pasar Banyuasri direvitalisasi tahun ini, dengan anggaran sekitar Rp 188 Miliar. Pasar seluas kurang lebih 20400 meter persegi itu akan dibangun tiga lantai, dan mampu menampung sebanyak 1.700 pedagang. (rtu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pedagang-pasar-tumpah.jpg)