Ngurah Mawan Alami Sesak Nafas, Terpapar Asap Kebakaran TPA Mandung
Seorang petugas pemadam kebakaran di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, dikabarkan mengalami sesak nafas
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Seorang petugas pemadam kebakaran di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, dikabarkan mengalami sesak nafas, Minggu (9/9/2019) sekitar pukul 16.30 Wita.
Adalah I Gusti Ngurah Mawan yang mengalami sesak nafas diduga karena pekatnya asap saat proses pemadaman tersebut.
Menurut informasi yang diperoleh, akibat sesak nafas tersebut ia langsung dilarikan menuju IGD BRSU Tabanan untuk mendapatkan penanganan.
Korban sendiri merupakan komandan regu (Danru) III yang bertugas melakukan penanganan kebakaran di TPA Mandung.
Beruntungnya penyakit yang ia derita itu tak berlangsung lama setelah mendapatkan penanganan.
"Iya, Danru kita yang bertugas melakukan penanganan mendadak lemas dan kemudian sesak nafas. Mengetahui korban lemas langsung dilarikan ke BRSU Tabanan untuk mendapat penanganan," Kabid IV Penanggulangan Kebakaran, Satpol PP Tabanan, Ketut Suardi saat dikonfirmasi, Minggu (9/9/2019).
Suardi melanjutkan, saat itu memang regu III yang beranggotakan 11 orang anggota yang dikomandoi oleh korban mendapatkan tugas melakukan penanganan.
Beruntungnya setelah mendapatkan perawatan medis, kondisi Ngurah Mawan akhirnya membaik.
"Sudah mulai membaik kondisinya setelah mendapat penanganan," katanya.
Disinggung mengenai penyebab korban menjadi sesak nafas, Suardi menyatakan memang penanganan kebakaran hanya tinggal asapnya saja.
Sehingga, petugas yang melakukan penanganan melawan asap tersebut dan sudah menggunakan masker. Hanya saja, masker tersebut tak mempan, asap yang ada justru menembus hidung para petugas.
"Sudah menggunakan pengaman dengan masker, tapi tembus juga asapnya," ungkapnya.(mpa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tumpukan-sampah-di-tpa-mandung.jpg)