16 Kelurahan di Badung Diusulkan Jadi Desa, Dua Tahun Diproses Tak Kunjung Tuntas

Rencana perubahan status dari kelurahan menjadi desa di Badung tak kunjung tuntas, sebab Kemendagri RI pun tak kunjung memberi jawaban.

16 Kelurahan di Badung Diusulkan Jadi Desa, Dua Tahun Diproses Tak Kunjung Tuntas
Tribun Bali/Prima/Dwi S
Ilustrasi proses perubahan kelurahan menjadi desa. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Rencana Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta untuk mengubah status kelurahan menjadi desa tak kunjung tuntas.

Bahkan rencana yang dikeluarkan dua tahun silam pun tak selesai-seselai sampai sekarang, sebab Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI pun tak kunjung memberi jawaban atas usulan tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Badung, I Putu Gede Sridana tak menampik perihal tersebut.

Padahal, seluruh persyaratan untuk mengubah status 16 kelurahan menjadi desa, kata dia, telah terpenuhi.

"Iya memang belum selesai. Kalau syarat kelengkapan sudah tidak ada persoalan dan sekarang hanya menunggu jawaban saja," ujarnya saat ditemui Jumat (13/9/2019) kemarin.

Menurutnya, langkah mengubah kelurahan menjadi desa telah dijalankan sesuai prosedur yang berlaku.

Bahkan, setelah diperdakan belasan kelurahan yang diusulkan menjadi desa telah mendapatkan nomor register dari Provinsi Bali.

"Terakhir kita diminta luas desa tersebut. Tapi sudah kami lengkapi. Begitu juga di provinsi malah sudah mengeluarkan nomor registrasi," paparnya

Sridana menjelaskan, menurut Permendagri nomor 1 tahun 2017 harus mendapatkan kode desa dari Jakarta (Kemendagri).

Sehingga pihaknya tengah mengirim kajian akademis yang dibuat Unud untuk memperoleh kode desa.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved