Kadek Bayu Tewas di Tempat Setelah Tergilas Ban Truk di Jalan Raya Denpasar- Gilimanuk

Peristiwa tersebut bermula saat korban dengan truk yang dikendarai Lukman bergerak dari arah Timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk).

Kadek Bayu Tewas di Tempat Setelah Tergilas Ban Truk di Jalan Raya Denpasar- Gilimanuk
istimewa
Petugas Polsek Selemadeg Timur saat melakukan penanganan di lokasi kecelakaan di Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Jumat (13/9). 

TRIBUN-BALI.COM TABANAN - Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah hukum Polres Tabanan, Jumat (13/9). Satu pengendara sepeda motor asal Jembrana tewas di tempat ketika mengalami kecelakaan di Jalan Raya Denpasar - Gilimanuk, Banjar Bantas Bale Agung, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, sekitar pukul 15.00 Wita.

Adalah I Kadek Bayu Prasetya yang berasal dari Lingkungan Satria, Desa Pendem, Jembrana.

Pria berusia 18 tahun ini tewas di tempat lantaran sempat tergilas ban truk yang dikendarai oleh Lukman Hakim (35).

Peristiwa tersebut bermula saat korban dengan truk yang dikendarai Lukman bergerak dari arah Timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk).

Dan ketika tiba di TKP yang merupakan tikungan tajam ke kiri, kendaraan truk tak memperhatikan pengendara sepeda motor yang berada di samping kirinya.

Seketika kendaraan truk pun melaju mengambil haluan ke kiri beriringan dengan korban hingga mengakibatkan korban jatuh di badan jalan kemudian terlindas ban belakang kiri truk.

Sedangkan sepeda motor korban jatuh ke dalam got.

"Korban terlindas ban belakang truk saat di TKP yang merupakan tikungan ke kiri. Korban kemudian tewas di tempat," ujar Kapolsek Selemadeg Timur, AKP I Putu Oka Suyasa, Jumat (13/9) malam.

AKP Suyasa melanjutkan, pasca peristiwa tersebut korban langsung dibawa menuju BRSU Tabanan untuk dilakukan pemeriksaan.

"Korban meninggal karena terlindas ban truk pada bagian kepalanya," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur BRSU Tabanan, dr Nyoman Susila menyatakan, pasca peristiwa tersebu5 korban dijemput dengan ambulans jenazah menuju rumah sakit.

"Sudah dilakukan pemeriksaan luar dan terdapat tulang yang patah pada bagian wajah karena tertekan sesuatu," ujar dr Susila.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved