Pembangunan Tembok Penyengker SDN 1 Mambang di Tabanan Kekurangan 12 Ribu Ecobrik

Sebab, pihak sekolah saat ini tengah kehabisan ecobrick dan sedang menunggu bantuan dari pemerintah.

Pembangunan Tembok Penyengker SDN 1 Mambang di Tabanan Kekurangan 12 Ribu Ecobrik
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Dok. Tribun Bali - Sejumlah siswa saat memanfaatkan ecobrick untuk membuat tembok penyengker di SDN 1 Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Jumat (19/7/2019). Saat ini pembangunan tembok penyengker sekolah tersebut masih kekurangan ribuan ecobrick. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Proyek tembok penyengker (pembatas) berbahan dasar ecobrick di SDN 1 Mambang, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timu,  Tabanan, kini terpaksa dihentikan sementara.

Sebab, pihak sekolah saat ini tengah kehabisan ecobrick dan sedang menunggu bantuan dari pemerintah.

Terlebih lagi, bantuan ecobrick dari pemerintah tahap pertama, terkesan kurang serius karena banyak ditemukan yang tak layak pakai.

Menurut data yang diperoleh, setidaknya untuk pembuatan penyengker yang memiliki panjang 101 meter dengan lebar 1.5 meter ini membutuhkan puluhan ribu ecobrick.

Sampai saat ini sudah terpasang sekitar delapan ribu lebih dan masih kekurangan 12.000 ecobrick.

"Saat ini mandeg (dihentikan) dulu karena kita masih kekurangan ecobrick," kata Guru SDN 1 Mambang, I Wayan Budi Susila, Minggu (15/9/2019).

Dia menyebutkan, proyek pembangunan tembok ini masih kekurangan sekitar 12.000 ecobrick. Sedangkan, yang sudah terpasang sebanyak 8 ribu saja.

Menurutnya, ada banyak sekali bantuan ecobrick baik dari pemerintah maupun kumpulan dari siswa di Tabanan.

Hanya aaja, ribuan pcs justru tak layak pakai, teksturnya lembek bahkan ada yang hanya diisii beberapa lembar sampah saja.

"Ada ribuan yang tidak siap pakai. Sehingga kita hentikan dulu proyeknya sambil menunggu bantuan dari pemerintah," katanya.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved