Komisi II DPRD Tabanan Gelar Rapat Kerja Perdana, Sektor Pertanian dan Perikanan Jadi Sorotan

Komisi II DPRD Tabanan menggelar rapat kerja dengan sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Tabanan di Ruang Rapat Kantor DPRD Tabanan

Komisi II DPRD Tabanan Gelar Rapat Kerja Perdana, Sektor Pertanian dan Perikanan Jadi Sorotan
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Suasana pelaksanaan rapat kerja antara Komisi II DPRD Tabanan dengan sejumlah OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan di Kantor DPRD Tabanan, Selasa (17/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Komisi II DPRD Tabanan menggelar rapat kerja dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tabanan di Ruang Rapat Kantor DPRD Tabanan, Selasa (17/9/2019).

Mereka fokus membahas beberapa hal yang perlu dilakukan kinerja optimal oleh OPD.

Ketua Komisi I Wayan Lara mengatakan, agenda pertama yang dilakaanakan saat rapat kerja perdana komisi ini adalah pertama perkenalan karena baru di komisi II.

Kedua, menyampaikan lebih banyak kinerja, tidak lagi cerita. Kedepannya, akan difokuskan pula ke berbagai hal seperti sorotan di PUPRPKP, Pertanian, DLH serta Perikanan.

Lara menyebutkan beberapa OPD ini kerap menerima keluhan namun tak bisa diselesaikan.

Sehingga harus benar-benar dicarikan solusi dengan cara duduk bersama.

"Artinya kita tekankan agar OPD lebih inovatif. Bukan lagi cerita tapi kinerja," ucap Lara.

Menurut Lara, salah satunya yang sering menjadi keluhan adalah pertanian.

Subak, misalnya, sering dikeluhkan terkait tak adanya air hingga kecenderungan harga padi yang menurun drastis ketika panen raya.

"Ketika kita ketemu petani banyak sekali menyampaikan keluhan subak yang tak ada airnya, kemudian ketika panen raya padi tak ada harganya. Ini kan perlu ada solusinya," jelasnya.

Komisi II juga menyatakan memiliki satu program akan mempertemukan pihak pihak yang terlibat seperti DPRD, rakyat, serta leading sektor misalnya saat ada keluhan terkait pertanian, kita akan undangan pihak petani ketemu dengan dewan dan Dinas Pertanian.

"Sehingga persoalan didengar langsung oleh dinas dan disampaikan oleh petani. Artinya kita fasilitasi keluhan masyarakat tersebut," jelasnya.

Selain itu, dewan juga akan memperhatikan pada perikanan. Terlebih lagi, menurut Lara, Tabanan memiliki daerah pesisir yang sangat panjang dari Pantai Nyanyi hingga Pantai Selabih.

"Potensi perikanan di Tabanan sangat bagus. Jadi kita nanti akan dorong dan cari solusi terkait pengembangan di bidang perikanan. Apalagi ada program gemar makan ikan yang sangat bagus untuk kita semua," katanya.

"Kita tetap harus berbenah dan eksekutif harus bersinergi dengan kita di dewan sehingga dicarikan solusi untuk semua permasalahan yang ada," tandasnya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved