Dupa Diduga Jadi Penyebab Kebakaran, Rumah Mangku Arimbawa Ludes Terbakar

Kebakaran menghanguskan kediaman Jro Mangku Arimbawa (45), di Banjar Delod Titi Lingkungan Kelurahan Semarapura Klod Klungkung

Dupa Diduga Jadi Penyebab Kebakaran, Rumah Mangku Arimbawa Ludes Terbakar
Polsek Klungkung
Kebakaran menghanguskan kediaman Jro Mangku Arimbawa (45), di Banjar Delod Titi Lingkungan Kelurahan Semarapura Klod Klungkung, Kamis dinihari (19/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kebakaran menghanguskan kediaman Jro Mangku Arimbawa (45), di Banjar Delod Titi Lingkungan Kelurahan Semarapura Klod Klungkung, Kamis dinihari (19/9/2019).

Diduga kuat api berasal dari dupa yang semalam sebelumnya ditinggal dalam keadaan menyala.

Kanit Reskrim Polsek Klungkung IPTU I Dewa Nyoman Agusman menjelaskan, kejadian kebakaran tersebut bermula ketika kakak korban, Ni Wayan Erawati ( 51) menghaturkan banten di kamar bagian selatan di rumahnya.

Ia menghaturkan banten dan dupa, lalu ditinggal begitu saja dalam keadaan dupa yang masih menyala.

Sekitar pukul 04.00 Wita, Ni Wayan Erawati terbangun karena mendengar suara berisik.

Saat dicek, ternyata suara tersebut berasal dari api yang sudah melalap bangunan rumah.

Dampak Kabut Asap, Kemenhub Imbau Bandara hingga Maskapai Penerbangan Tingkatkan Kewaspadaan

Menpora Imam Nahrawi Mundur dari Kabinet, Ini Perjalanan Kasusnya Dan Tanggapan Jokowi

Melihat kejadian itu, Erawati lantas berteriak minta tolong, dan langsung membangunkan Jro Mangku Arimbawa.

"Saat itu, api sudah cukup besar," ujar Dewa Nyoman Agusman.

Korban dan warga sekitar lalu berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, dan tim damkar baru tiba sekitar 04.30 Wita.

Petugas pun langsung berjibaku dengan api.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.15 Wita.

Akibat kebakaran tersebut, bangunan dengan luas 9x12 meter ludes terbakar.

SMP PGRI 2 Denpasar dan SDN 3 Tonja Lolos Lomba Penanggulangan Kanker ke Tingkat Provinsi Bali

Srena Polri Uji Kelayakan Rencana Lokasi Pembangunan Polres Bandara Ngurah Rai

Termasuk benda-benda di dalamnya seperti TV, kasur, buku, dan sebagainya. Kerugian dari kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 300 Juta.

"Korban mengiklaskan, dan menganggap peristiwa tersebut sebuah musibah," jelas Agusman. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved