Dishub Badung Akan Kaji Pemasangan Pembatas Jalan di Tukad Ngongkong

Disbub akan mengkaji secara teknis pemasangan pengaman jalan di seputaran Tukad Ngongkong

Dishub Badung Akan Kaji Pemasangan Pembatas Jalan di Tukad Ngongkong
Dok Pribadi
Warga Desa Adat Angantiga saat melakukan ritual Pekelem dan Ngaku Agem di Tukad Ngongkong, Petang, Kamis (19/9/2019). Dishub Badung Akan Kaji Pemasangan Pembatas Jalan di Tukad Ngongkong 

Dishub Badung Akan Kaji Pemasangan Pembatas Jalan di Tukad Ngongkong

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Harapan Perbekel Petang Wayan Suryantara dalam meminimalisir terjadinya kecelakaan di seputaran Tukad Ngongkong dengan memasangi pembatas jalan atau guardrail, disambut baik Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

Bahkan pihak Disbub akan mengkaji secara teknis pemasangan pengaman jalan itu.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Badung, AAN Rai Yuda Dharma mengatakan, pemasangan guardrail itu tidak boleh sembarangan karena ada ketentuan teknis yang harus diikuti.

Akan tetapi pihaknya tetap akan melakukan kajian.

"Nanti untuk guardrail kita akan cek ke lapangan dulu. Karena tidak sembarangan asal pasang," ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (20/9/2019) kemarin.

Ia mengakui fungsi guardrail adalah pengaman jalan agar kendaraan tidak masuk jurang.

Sehingga bisa meminimalisir terjadinya kecelakaan saat dipasangi guardrail, karena sudah ada tanda bahaya.

"Namun yang menjadi kendala juga adalah ruas jalan tersebut merupakan jalan provinsi. Meski memungkinkan dipasang, kita juga harus lakukan sesuai dengan prosedur, agar tidak menyalahi aturan," katanya.

Lanjut, Rai Yuda Dharma menjelaskan, meski jalan dipasangi pengamanan selengkap apapun, jika dilanggar atau kurang berhati-hati akan terkesan sia-sia.

Halaman
123
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved