Realisasi Pendapatan dan Belanja Rendah, Dewan Tabanan Segera Panggil Bakeuda
Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga berencana akan memanggil pihak Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tabanan dalam waktu dekat ini
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Widyartha Suryawan
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga berencana akan memanggil pihak Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tabanan dalam waktu dekat ini.
Hal ini menyusul masih rendahnya realiasi pendapatan maupun belanja daerah tahun 2019.
Terlebih lagi Bakeuda adalah yang bertanggung jawab atas peningkatan pendapatan maupun realisasi anggaran.
Realiasi pendapatan baru di angka 45,83 persen dan realiasi Belanja baru 64,64 persen. Intinya pihak Bakeuda lebih diminta untuk bekerja keras untuk hal tersebut.
"Ya segera kita akan bahas ini. Kita segera akan panggil diajak duduk bersama agar mengetahui permasalahannya dimana," kata Dirga.
Selain itu, saat Rapat Paripurna DPRD Tabanan yang menjadi sorotan dewan adalah terkait realisasi pendapatan dan belanja.
Berhembus kabar juga bahwa para anggota dewan menginginkan adanya penggantian pejabat setempat karena ditenggarai pejabat Bakeuda saat ini gagal dalam mencapai target pendapatan.
"Kemungkinan karena kerjanya stagnan saja tak ada perubahan," ucap salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.
Ia melanjutkan, Bakeuda memang sudah bekerja namun masih belum optimal. Sehingga perlunya trobosan trobosan untuk peningkatan pendapatan.
"Mereka (Bakeuda) bukannya tidak bekerja, mereka sudah bekerja namun masih kurang optimal. Sehingga perlu digenjot terus," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/rapat-paripurna-dprd-tabanan-sept2019.jpg)