Breaking News:

KB 4 Anak Krama Bali, Begini Tanggapan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional

Saya sudah ke Bali dua minggu setelah mendengar itu. Saya menemui Pak Gubernur (Wayan Koster), tokoh-tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Tribun Bali/Widyartha Suryawan
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo (tengah) saat press conference International Conference on Indonesia Family Planning and Reproductive Health (ICIFPRH) di Hotel Sahid Raya, Yogyakarta, Senin (30/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, YOGYAKARTA - Keinginan Gubernur Bali, I Wayan Koster memberlakukan KB Krama Bali alias KB Bali dengan empat anak mendapat tanggapan dari Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo.

Hal itu disampaikan Hasto ketika menghadiri International Conference on Indonesia Family Planning and Reproductive Health (ICIFPRH) di Hotel Sahid Raya, Yogyakarta, Senin (30/9/2019).

“Saya sudah ke Bali dua minggu setelah mendengar itu. Saya menemui Pak Gubernur (Wayan Koster), tokoh-tokoh adat dan tokoh masyarakat. Apa yang diinginkan Pak Gubernur itu alasannya adalah sangat berbasis pada budaya, dan Pak Gubernur bilang bahwa nanti kalau nama Nyoman dan Ketut hilang kan repot,” ujar Hasto.

Hasto mengaku sudah melakukan pendekatan persuasif kepada Gubernur Koster terkait instruksi tentang KB Bali 4 anak tersebut.

Musim Kemarau Berdebu, Musim Hujan Berlumpur, Potret Jalan Antar Banjar di Desa Ban, Kubu

Wanita Asal Buleleng Ini Kedapatan Bawa Sabu, Luh MS Kembali Diciduk

Hasto menambahkan, jika Gubernur Koster memberlakukan instruksi 4 anak secara menyeluruh di Bali, maka dalam RPJMD-nya, maka ia harus mencantumkan total fertility rate (TFR) 2,3.

TFR adalah jumlah rata-rata anak yang akan dilahirkan seorang wanita di usia produktifnya.

TFR juga menjadi salah satu indikator untuk membandingkan keberhasilan antar wilayah dalam melaksanakan pembangunan sosial-ekonomi, termasuk menunjukkan tingkat keberhasilan program Keluarga Berencana (KB).

Saat ini, TFR Bali di angka 2,1.

“Saya sampaikan ke Pak Gubernur (Koster) bahwa ini tidak sesuai dengan spirit di nasional. Karena di nasional itu TFR menuju 2,1,” imbuh Hasto.

Terkait itu, Hasto mengusulkan Gubernur Koster agar dicarikan jalan tengah.

TRIBUN WIKI - 10 Lagu Bali Lawas yang Masih Hits hingga Kini

Motor Suzuki Thunder Raih Best of The Best di Suryanation Motorland Battle 2019 Bali

Halaman
12
Penulis: Widyartha Suryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved