Motor Suzuki Thunder Raih Best of The Best di Suryanation Motorland Battle 2019 Bali

Motor buatan Enggal berhasil meraih 2 penghargaan sekaligus, yaitu Best of The Best dan Free For All untuk kategori under 250.

Motor Suzuki Thunder Raih Best of The Best di Suryanation Motorland Battle 2019 Bali
Suryanation Motorland Battle 2019
Motor Suzuki Thunder, Best of The Best di Suryanation Motorland Battle 2019 Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR – Seri keempat Suryanation Motorland Battle yang berlangsung di Lapangan Pantai Matahari Terbit, Denpasar Sabtu lalu sukses digelar.

Ratusan peserta dan belasan ribu pengunjung menikmati rangkaian acara penuh inspirasi ini.

Sebanyak 151 motor peserta dari berbagai wilayah Pulau Dewata berhasil pukau para juri dan menarik perhatian pengunjung yang datang.

“Pecinta custom dan roda dua di sini terlihat sangat antusias dengan konten-konten yang kami hadirkan, ini merupakan indikasi positif yang menandakan makin berkembangnya custom culture di sini," ujar Rizky Dwianto, selaku Suryanation Motorlnad Committee, Selasa (1/10/2019).

Begini Pengakuan Massa Pelajar yang Diajak Demo ke DPR RI, Ternyata Diiming-imingi Uang Rp 40.000

7 Fakta Demo Mahasiswa di Sejumah Wilayah Indonesia, Ibu Hamil Tertembak, Polisi Terluka

Muncul sebagai pemenang Best of The Best Region Denpasar tahun ini adalah sebuah motor dengan basis Suzuki Thunder 250 dari workshop Enggal Modified yang berasal dari Banyuwangi dengan konsep Boardtracker.

Motor buatan Enggal berhasil meraih 2 penghargaan sekaligus, yaitu Best of The Best dan Free For All untuk kategori under 250.

Motor ini dipercayakan sepenuhnya oleh pemiliknya yang berprofesi sebagai dokter kepada sang builder untuk membuat semua proses pengerjaan, mulai dari konsep sampai dengan finishing.

“Motor ini membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 6 bulan, sebelumnya motor ini merupakan motor harian yang dipakai sehari-hari. Inspirasi membuat motor ini banyak saya dapatkan dari majalah luar negeri dan juga melalui riset internet," ungkap Enggal, sang builder.

Ia menambahkan, salah satu kesulitan saat membuat motor ini adalah untuk jalur rem dan jalur kopling karena harus dibuat masuk ke dalam frame.

Viral! Mobil Honda Jazz Terobos & Tabrak Rombongan Marching Band Pelajar di Pati, Begini Kata Polisi

Kisah dari Wamena, Warga Pendatang Diungsikan ke Gereja hingga Trauma yang Masih Membekas

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved