Mahasiswi Udayana yang Ikut Aksi "Bali Tidak Diam" Alami Hal ini Setelah Bawa Poster Nyeleneh

Mahasiswi Udayana yang Ikut Aksi "Bali Tidak Diam" Alami Hal ini Setelah Bawa Poster Nyeleneh

Mahasiswi Udayana yang Ikut Aksi
Istimewa
Mahasiswi Udayana yang Ikut Aksi "Bali Tidak Diam" Alami Hal ini Setelah Bawa Poster Nyeleneh 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Universitas Udayana (Unud) nampaknya berupaya membelenggu kebebasan berekspresi mahasiswanya.

Selepas sejumlah mahasiswanya melakukan aksi turun ke jalan guna memprotes Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP), Unud malah memanggil salah satu mahasiswi yang ikut dalam aksi tersebut.

Saat dikonfirmasi, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unud Prof. Made Sudarma membenarkan bahwa pihaknya memanggil seorang mahasiswinya itu.

Menurutnya, pemanggilan mahasiswi yang ikut aksi Bali Tidak Diam tersebut hanya bersifat klasifikasi, bukan pemberian sanksi.

Hal itu karena dirinya menilai poster yang dibawa mahasiswi tersebut pada saat aksi sedikit nyeleneh.

"Hanya klarifikasi," kata Prof Sudarma saat dihubungi Tribun Bali, Selasa (1/10/2019).

Prof. Sudarma mengatakan, bahwa dirinya saat bertemu dengan mahasiswi itu hanya menanyakan apakah ikut aksi atas kemauan sendiri atau tidak dan ternyata hanya mengikuti informasi yang tersebar di media sosial.

Berdasarkan penjelasan dari mahasiswi tersebut, Prof. Sudarma mengaku poster yang sempat menjadi viral itu dibuat dan sudah disediakan oleh para panitia aksi.

"Katanya bukan dia yang buat, dia hanya membawa saja," tutur Prof Sudarma yang juga mantan Koordinator Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Unud itu.

Setelah mendengarkan jawaban dari mahasisiwinya itu, pada saat pertemuan Prof Sudarma lantas menjelaskan tentang mekanisme aksi yang harus dilalui oleh para mahasiswa, khususnya mahasiswa Unud.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved