55 Plang Jalan di Denpasar Akan Gunakan Aksara Bali

Sejumlah 55 plang nama jalan di Denpasar nantinya akan dilengkapi aksara Bali menyusul amanat Pergub Bali Nomor 80 Tahun 2018

55 Plang Jalan di Denpasar Akan Gunakan Aksara Bali
Tribun Bali/M Ulul Azmy
Salah satu plang jalan di Jalan Subita, Kelurahan Sumerta, Denpasar Timur telah diperbarui dengan format sesuai amanat Pergub Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan bahasa, aksara dan sastra Bali. 55 Plang Jalan di Denpasar Akan Gunakan Aksara Bali 

55 Plang Jalan di Denpasar Akan Gunakan Aksara Bali

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sejumlah 55 plang nama jalan di Denpasar nantinya akan dilengkapi aksara Bali.

Hal ini menyusul amanat Pergub Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan bahasa, aksara dan sastra Bali.

Kabid Bina Marga DPUPR Kota Denpasar, I Wayan Dirgayasa menjelaskan, tahun 2019 ini rencana itu akan mulai direalisasikan.

Beberapa titik jalan di Denpasar, plang nama jalan sudah dihiasi aksara Bali sesuai format, yaitu Jalan Kamboja, Jalan Subita, Jalan Mataram, Jalan Kauripan dan jalan lainnya dengan jumlah keseluruhan 55 plang nama jalan.

Bedanya, jika sebelumnya, pada plang nama jalan aksara Bali berada di bawah, kini aksara Bali posisinya ditempatkan di atas.

"Jika melihat plang nama jalan sebelumnya aksara Bali berada di bawah, namun sesuai Pergub Bali Nomor 80 Tahun 2018 aksara Bali posisinya di atas huruf latin," ujarnya.

Lebih lanjut, nantinya akan ada 55 titik plang jalan yang akan disasar, dimana jumlah tersebut melihat kondisi plang nama jalan sebelumnya.

Sehingga secara bertahap dilakukan perbaikan dengan format baru sesuai Pergub Bali.

"Perlahan akan dilengkapi, seluruh ruas jalan di Kota Denpasar penamaan jalannya sesuai dengan Pergub," paparnya.

Dirgayasa mengatakan, perbaikan dan perubahan 55 plang nama jalan ini menggunakan anggaran APBD Kota Denpasar dengan besaran Rp 123 Juta lebih.

"Tentunya kami berharap secara bertahap dapat melengkapi plang nama jalan sebagai identitas penting yang menggunakan format sesuai dengan kearifan lokal Bali," jelasnya.

(*)

Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved