Taman Ramayana di Objek Wisata Sangeh Hampir Rampung, Sejumlah Kios Terancam Digusur

Pembangunan Taman Ramayana di Objek Wisata Alas Pala, yang dikenal dengan Objek Wisata Sangeh kini hampir rampung.

Taman Ramayana di Objek Wisata Sangeh Hampir Rampung, Sejumlah Kios Terancam Digusur
Tribun Bali/Agus Aryanta
Objek Wisata Alas Pala (Sangeh) nantinya akan dilengkapi dengan Taman Ramayanadan kini masih dalam proses pengerjaan, Sabtu (5/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pembangunan Taman Ramayana di Objek Wisata Alas Pala, yang dikenal dengan Objek Wisata Sangeh hampir rampung.

Semua patung yang terkait dengan cerita Ramayana sudah terpasang seperti patung Jatayu, Hanoman, Patung Rama Sinta dan beberapa patung kera.

Pantauan di lapangan, kini masih dalam proses penataan taman. Selain itu, pintu gerbang baru yang lokasinya di pinggir jalan raya juga sudah terlihat.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Pengelola Objek Wisata Sangeh, I Made Mohon.

"Sudah mau selesai penataannya, jadi nanti wisatawan turun di pintu masuk yang baru, dan parkirnya tetap di bagian barat," ujarnya Sabtu (5/10/2019) kemarin.

"Dulu kan masuk ke dalam, jadi kesannya sepi atau tidak beroprasi. Sekarang kita lihat kan objek wisatanya. Dari timur sudah kelihatan bagaimana aktivitas di dalam," ungkapnya.

Namun demikian, adanya Taman Ramayana itu dikhawtirkan akan membuat kios-kios yang terletak di sebelah selatan objek wisata Sangeh terancam digusur.

Pasalnya areal tersebut nantinya akan digunakan sebagai jalan pintu masuk baru menuju parkir.

"Itu baru rencana, tapi belum dilaksanakan," jelasnya.

Sementara itum salah satu pedagang yang berjualan di kios tersebut, Gede Sukarniasih juga membenarkan kios yang ditempatinya nanti akan digusur.

Semua pedagang, kata dia, sudah dirapatkan oleh Bendesa Adat Sangeh.

"Tanah ini kan milik Desa Adat Sangeh, jadi rencananya kios-kios yang ada akan dibongkar dan akan digunakan jalan," katanya.

Untuk diketahui, pembanguan Taman Ramayana dilaksanakan selama 180 hari.

Adapun anggaran yang dihabiskan sebesar Rp 6.216.925.993 dan dikerjakan langsung oleh PT Undagi Jaya Mandiri. Anggaran tersebut diberikan pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pariwisata. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved