Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Puncak Monumen Bajra Sandhi Rusak Akibat Gempa Agustus 2018 Lalu

Puncak Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, Denpasar, Bali, rusak akibat gempa Agustus 2018 lalu

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Irma Budiarti
Dokumentasi UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali
Kerusakan bagian puncak Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandi. Puncak Monumen Bajra Sandhi Rusak Akibat Gempa Agustus 2018 Lalu 

Oleh karena itu digunakanlah steger bambu yang mulai dipasang saat ini, karena dianggap lebih elastis.

Pemasangan steger ini diperkirakan akan memakan waktu dua hingga tiga minggu.

Guna melakukan perbaikan ini, Suka Redaya mengatakan pihaknya mendapatkan anggaran sekitar Rp 190 juta.

Perawatan

Monumen Perjuangan Rakyat Bali sebagai salah satu destinasi wisata di Pulau Bali tentu harus dilakukan perawatan.

Untuk kegiatan perawatan di kawasan monumen ini, Suka Redaya mengatakan hal tersebut dilakukan sesuai dengan anggaran yang tersedia.

"Karena ini kan luasnya 13,8 hektare. Jadi yang mana yang urgen, yang itu dilakukan (perawatan)," jelasnya.

"Yang jelas untuk tahun ini yang diprioritaskan yang di atas (puncak), kemudian ada juga jogging track. Seberapa cukup anggarannya segitu kami perbaiki," paparnya.

Ia pun mengaku bersyukur bahwa tahun ini pihaknya bisa mendapatkan anggaran untuk perbaikan dan berharap bisa selesai pada November mendatang.

Suka Redaya mengatakan, meski Bajra Sandhi mendapatkan kunjungan wisatawan serta juga kegiatan lain seperti prewedding dan sebagainya, namun hasil itu tidak bisa langsung dikelola.

Hasil dari pengelolaan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi ini harus disetorkan dulu kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang nantinya akan masuk pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

(*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved