Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Amor Ring Acintya, Korban Luka Bakar di Perusahaan Perak Kertalangu Meninggal Dunia

Beberapa hari dirawat intensif, Ketut Yasa yang alami luka 55 persen menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (6/10/2019).

Penulis: M. Firdian Sani | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/ M. Firdiani Sani
Korban gudang perusahaan perak yang berada di Jalan Tegal Harum, Kesiman Kertalungu, Denpasar, Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Amor Ring Acintya, Duka mendalam dirasakan keluarga I Made Sandiago (53).

Sempat dirawat beberapa hari di ruang luka bakar RSUP Sanglah, putri keduanya, Ni Made Gea Giradi (18) mengembuskan nafas terakhir pada Senin (7/10/2019).

"Pasien atas nama Ni Made Gea Giradi sudah gak di sini lagi, sudah meninggal tanggal tujuh, tiga hari yang lalu," ujar salah satu pegawai Admission RSUP Sanglah yang tak ingin disebutkan namanya.

Sejatinya Sandiago ditemui Tribun Bali pada Senin (7/10/2019), sempat mengatakan kondisi anaknya membaik setelah dua hari melewati masa kritis.

Namun takdir berkata lain, putri cantiknya itu tidak bertahan lantaran luka bakar yang serius.

"Luka bakarnya 95 persen, malah awalnya dibilang 99 persen karena semua kena, tapi setelah diperiksa detail katanya 95 persen," tutur Sandiago saat dijumpai Tribun Bali di ruang tunggu luka bakar - ICU - ICCU RSUP Sanglah, Senin (7/10/2019).

Kabar duka juga sebelumnya menyelimuti keluarga Nengah Nami, karena ponakannya, Ketut Yasa (30) yang juga menjadi karyawan perusahaan perak meninggal dunia.

Beberapa hari dirawat intensif, Ketut Yasa yang alami luka 55 persen menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (6/10/2019).

Diberitakan sebelumnya, terjadi kebakaran gudang perusahaan perak yang berada di Jalan Tegal Harum, Kesiman Kertalungu, Denpasar, Bali, Kamis (3/10/2019).

Kepala BPBD Kota Denpasar, Drs. Ida Bagus Joni Ariwibawa, M.Si saat dihubungi Tribun Bali membenarkan kejadian itu.

Joni mengatakan bahwa kebakaran perusahaan perak milik I Made Sandiago (53) ini terjadi pada pukul 10.00 Wita.

Penyebab kebakaran karena tabung gas yang bocor.

Kejadian nahas ini menelan dua korban, yakni satu karyawan, Ketut Yasa (30), dan anak pemilik usaha, Ni Made Gea Giradi (18).

Kedua korban langsung dilarikan ke IGD RSUP Sanglah untuk mendapat perawatan medis.

Dijumpai di IGD, Ketut Yasa dan Gea Giradi mendapat perawatan intensif.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved