Patrianus Meninggal Diduga Karena Keracunan Metanol Padahal Baru Bergelar Sarjana Pertanian di Bali

Ia mengungkapkan bahwa temannya itu baru saja diwisuda di salah satu universitas yang ada di Bali.

Patrianus Meninggal Diduga Karena Keracunan Metanol Padahal Baru Bergelar Sarjana Pertanian di Bali
TRIBUN BALI/M. FIRDIAN SANI
Ambulan yang mengangkut jenazah mahasiswa asal Flores di RSUP Sanglah, Jumat (18/10/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kabar duka datang dari warga Nusa Tenggara Timur, Patrinus Senja (26) asal Flores yang meninggal dunia karena diduga keracunan metanol.

Jenazahnya diterima di Forensik RSUP Sanglah pada Kamis (17/10/2019) pukul 03.15 wita.

Korban sempat dirawat di Rumah Sakit Bross, sebelum akhirnya meninggal dan dibawa ke forensik RSUP Sanglah untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Keluarga serta kerabatnya turut hadir dan menengok korban ke kamar jenazah (KMJ) RSUP Sanglah.

Vidi, seorang kerabat korban mengaku tak menyangka jika temannya itu telah berpulang ke sang pencipta.

Ia mengungkapkan bahwa temannya itu baru saja diwisuda di salah satu universitas yang ada di Bali.

"Padahal dia baru aja wisuda tanggal 8 kemarin, dia ambil jurusan pertanian," ungkapnya. 

Adapun Kepala Bagian SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit mengatakan pada pemeriksaan korban tidak ditemukan luka-luka dan hanya menunjukkan mati lemas karena diduga keracunan metanol. 

"Tapi untuk memastikan memang kami masih menyimpan sampel darahnya, dan kencingnya untuk pemeriksaan," tambahnya saat ditemui di Forensik RSUP Sanglah.

Menurut informasi yang disampaikan dokter Alit, sebelumnya korban minum-minuman keras (miras) bersama teman-temannya.

Halaman
12
Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved