Angin Kencang Melanda Tabanan, Plastik Tanaman Beterbangan hingga Bale Bengong Roboh Timpa Mobil
Beberapa wilayah di Bali dilanda angin kencang, salah satunya Tabanan, plastik tanaman beterbangan hingga bale bengong roboh
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Irma Budiarti
Angin Kencang Melanda Tabanan, Plastik Tanaman Beterbangan hingga Bale Bengong Roboh Timpa Mobil
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Beberapa wilayah di Bali dilanda angin kencang, Minggu (20/10/2019).
Salah satunya adalah wilayah Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali.
Peristiwa angin kencang ini dikatakan sudah mulai sejak tiga hari lalu, dan terparah terjadi kemarin sekitar pukul 14.09 Wita.
Di wilayah tersebut, angin kencang menyebabkan banyak plastik di kebun milik warga setempat beterbangan.
Bahkan, salah satu tempat parkir yang ada di kawasan pinggir danau bernama Puncak Indah Bedugul roboh dan menimpa mobil di bawahnya.
“Kejadian ini (angin kencang) sudah terjadi dari dua hari yang lalu (Jumat). Namun hari ini (kemarin) yang paling parah,” ujar Perbekel Candikuning, Made Mudita saat dikonfirmasi, Minggu (20/10/2019).
Dia melanjutkan, angin kencang yang terjadi menyebabkan plastik di kebun milik warga di wilayah Banjar Keman Merta yang menanam stroberi dan selada ini beterbangan.
• Manusia Punya Alis Melengkung, Mengapa?
• Banyak Wajah Baru di Kabinet Jokowi-Maruf, Ini Bocorannya
Padahal peruntukannya menjaga kelembapan tanaman saat musim kering sepert ini.
Mudita menyatakan, sampai saat ini para petani setempat belum berani memasang ulang plastik yang sebelumnya beterbangan karena mengingat kondisi angin masih kencang.
“Sampai saat ini (kemarin) angin kencang masih terjadi namun titiknya tidak bisa diprediksi karena selalu berpindah. Kadang angin kencang terjadi di sebelah barat dan kadang di timur,” ungkapnya.
Kemudian mengenai kerusakan (bale bengong roboh) yang terjadi di Puncak Indah Bedugul, Mudita menjelaskan adalah salah satu dampak saat angin kencang terjadi.
Bale bengong yang roboh tersebut menimpa mobil yang sedang parkir di bawahnya.
“Saat ini sudah dibersihkan dan tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” tandasnya.
• Cerita Mistis Bus Terjebak di Tepi Jurang, Ada Kejanggalan Orang Menyebrang Hingga Wanita Hilang
• Honda Fun Rally Jajal Jalanan Bersama Genio
Sementara itu, Camat Baturiti, I Wayan Adi Astrawan menyatakan, selain di wilayah Candikuning, angin kencang juga terjadi di Lapangan Umum Baturiti yang saat ini menjadi pasar sementara.
Ada beberapa kerusakan yang disebabkan oleh peristiwa angin kencang tersebut.
"Tadi siang (kemarin) sekitar pukul 13.00 Wita ada angin kencang di lapangan Baturiti mengakibatkan sejumlah terpal (atap) dagangan dan rombong pedagang mengalami kerusakan," katanya.
Adi melanjutkan, hanya saja hingga saat ini masih belum bisa memprediksi berapa kerugian dari kerusakan tersebut karena masih didata oleh kepala pasar setempat.
"Yang jelas ada kerusakan di sana, untuk kerugiannya masih belum bisa dipastikan berapa karena masih dilakukan pendataan," ucapnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/salah-satu-dampak-angin-kencang-yang-terjadi-di-wilayah-tabanan.jpg)