Kanker Tidak Terlahir dari Manusia, Ilmuwan Sedang Menelusuri Tanda Kelahiran Kanker

"Masalah intinya adalah kita tidak pernah melihat kanker dilahirkan di manusia. Saat ditemukan, kanker sudah ada."

Kanker Tidak Terlahir dari Manusia, Ilmuwan Sedang Menelusuri Tanda Kelahiran Kanker
Tribun Bali/Istimewa
ilustrasi kanker 121 

TRIBUN-BALI.COM - Para ilmuwan dari Inggris dan AS tengah bekerja sama menyelidiki bagaimana sel kanker lahir.

Hal ini dilakukan sebagai usaha untuk mendeteksi dan mengobati penyakit tersebut sebelum muncul.

Mereka berencana "melahirkan" kanker di laboratorium untuk mengamati secara pasti bagaimana bentuk sel kanker sejak hari pertama terbentuk.

Ini hanyalah satu dari sejumlah hal yang diprioritaskan penelitian Aliansi Internasional bagi Deteksi Dini Kanker/International Alliance for Cancer Early Detection.

Badan kemanusiaan Cancer Research UK bekerja sama dengan Universities of Cambridge, Manchester, University College London (UCL), dan Stanford serta Oregon di AS, untuk berbagi ide, teknologi dan keahlian mereka dalam bidang ini.

Kanker sudah ada, tak terlahir di manusia

Segala macam tes dilakukan dalam penelitian ini, mulai dari tes darah, napas dan urine.

Hal ini dilakukan untuk mengawasi pasien berisiko tinggi, memperbaiki teknik penginderaan guna mendeteksi dini kanker dan mencari tanda-tanda yang tidak terlihat dari penyakit ini.

PGRI dan IGI Bali Apresiasi Penunjukan Mendikbud Baru, Paling Berat Satukan Dualisme Kurikulum

Pengakuan Risma Tolak Tawaran Jadi Menteri Jokowi, Ternyata Karena Mimpi untuk Surabaya

Namun menurut ahli, apa yang mereka lakukan mirip seperti mencari jarum dalam jerami.

Pasalnya, hal ini memerlukan waktu sampai 30 tahun.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved