Breaking News:

Buleleng Masuk Zona Kuning HIV/AIDS, Sejak 1999 Sebanyak 3.142 Orang Terinfeksi

Sejak 1999 hingga Juni 2019, sebanyak 3.142 orang di wilayah itu yang terinfeksi virus mematikan ini.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilsutrasi Penanganan HIV dan Aids 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kabupaten Buleleng saat ini berada di zona kuning kasus HIV/AIDS

Sejak 1999 hingga Juni 2019,  sebanyak 3.142 orang di wilayah itu yang terinfeksi virus mematikan ini.

Untuk itu, pemerintah akan menghidupkan kembali Kelompok Kerja (Pokja) di setiap desa agar lebih gencar mengedukasi masyarakat terutama para pelajar.

Demikian Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Buleleng, Putu Indrawan saat rapat koordinasi kasus HIV/AIDS di Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Kamis (24/10/2019).

Dia menyebutkan, sebanyak 3.142 orang itu merupakan jumlah komulatif.

Artinya data tersebut merupakan gabungan dari Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang masih bertahan hidup dengan jumlah ODHA yang sudah meninggal dunia.

"Dengan jumlah ini (3.142) artinya kami sudah menemukan dan mendata ODHA tersebut. Sudah terbongkar yang harus kami selamatkan, diobati agar bisa bertahan hidup dan jangan sampai menularkannya ke orang lain," ujarnya

Mengenai obat antiretroviral (ARV) untuk ODHA, Putu Indrawan mengaku sejauh ini tidak ada masalah.

Obat-obat tersebut selalu tersedia di RSUD Buleleng.

Dijelaskannya, obat tersebut dikirim Kementerian Kesehatan RI ke masing-masing provinsi setahun sekali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved