Badung Keluarkan SE, Aparat Desa dan Kelurahan Diminta Gelar Sidak Duktang

Pemkab Badung keluarkan Surat Edaran (SE) kepada para camat dan perbekel serta perangkat desa lainnya agar melakukan penertiban duktang.

Badung Keluarkan SE, Aparat Desa dan Kelurahan Diminta Gelar Sidak Duktang
Dok. Tribun Bali
Ilustrasi penertiban penduduk pendatang. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung, mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada para camat dan perbekel serta perangkat desa lainnya agar melakukan penertiban terhadap penduduk pendatang (Duktang).

Kebijakan ini guna menindaklanjuti SE Gubernur Bali Nomor 331.1/11039/Bid.II/Sat Pol PP/2019 tentang pelaksanaan penertiban penduduk pendatang di kabupaten/kota se-Bali.

Pada surat yang ditandatangani Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa tersebut meminta Camat, Perbekel, Lurah, dan Linmas se-Badung melakukan upaya preventif guna terciptanya situasi dan kondisi yang tertib, aman, dan tentram terkendali.

Sekda Badung, Adi Arnawa juga memerintahkan seluruh jajaran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) untuk meningkatkan dan mengintegrasikan patroli di masing-masing wilayah.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta aparatur desa melaksanakan pemantauan pada lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum dengan menertibkan duktang yang tidak memiliki identitas dan pekerjaan yang jelas.

Birokrat asal Pecatu, Kuta Selatan itu mengimbau, apabila ditemukan hal yang mencurigakan agar segera melakukan koordinasi dengan TNI/Polri dan Sat Pol PP Kabupaten Badung.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung, IGAK Suryanegara, saat dikonfirmasi Senin (28/10/2019) membenarkan adanya surat tersebut. 

“Iya penertiban Duktang serentak dilakukan hari ini (kemarin –red),” kata birokrat asal Denpasar itu

Suryanegara menambahkan, kali ini penertiban penduduk pendatang diserahkan kepada pihak desa dan kelurahan.

Artinya jadwal sidak kependudukan ditentukan oleh desa atau kelurahan.

“Mulainya memang hari ini, namun kapan dilaksanakan akan dilakukan oleh pihak desa, dan kami pun ikut mengawal mereka,” jelasnya.

Suryanegara mengatakan Duktang yang ditertibkan adalah Duktang yang tidak memiliki identitas dan pekerjaan yang tidak jelas.

“Nanti yang menertibkan adalah tim yustitusi Badung. Selanjutnya hasil penjaringan ditindaklanjuti dengan tipiring,” pungkasnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved