Mulai 1 November Ini Pedagang Pasar Badung Tak Sediakan Kantong Plastik

Jika ada pembeli yang tak membawa wadah, pedagang yang akan mengingatkan untuk menbawa tas ramah lingkungan.

Mulai 1 November Ini Pedagang Pasar Badung Tak Sediakan Kantong Plastik
DOKUMENTASI Dirut PD Pasar
Spanduk banner bertuliskan "Pasar Badung Mulai tanggal 1 November 2019 Pedagang Tidak Menyediakan Kantong Plastik, Bawa Sendiri Tas dan Wadah Tempat Belanja." Spanduk banner yang berupa imbauan ini dipasang PD Pasar Kota Denpasar, Selasa (29/10/2019) siang. 

Mulai 1 November Ini Pedagang Pasar Badung Tak Sediakan Kantong Plastik

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Spanduk banner bertuliskan "Pasar Badung Mulai tanggal 1 November 2019 Pedagang Tidak Menyediakan Kantong Plastik, Bawa Sendiri Tas dan Wadah Tempat Belanja"

Spanduk banner yang berupa imbauan ini dipasang PD Pasar Kota Denpasar, Selasa (29/10/2019) siang.

Dikonfirmasi Dirut PD Pasar, IB Kompyang Wiranata, Selasa (29/10/2019) petanga mengatakan, peraturan ini sebenarnya tidak saklek.

Akan tetapi pelaksanaannya akan lebih diintensipkan.

"Iya mulai 1 November ini kami lebih serius lagi melakukan sosialisasi. Namun, intinya Perwali tidak saklek dan tidak ada sanksi," katanya.

Nantinya, pembeli yang diminta membawa tas ramah lingkungan dari rumah.

Jika ada pembeli yang tak membawa wadah, pedagang yang akan mengingatkan untuk menbawa tas ramah lingkungan.

Tumpukan Sampah Ancam Pariwisata Bali, Gubernur Bali Larang 3 Kabupaten Buang Sampah di TPA Suwung

Komunitas Dokter RSUP Sanglah yang Punya Hobi Naik Vespa, Tiap Selasa Wajib Pakai Ini

"Kami lebih serius melakukan sosialisasi. Nanti kan seperti toko modern arahnya. Karena kalau tidak serius sosialisasi ya begini-begini aja pembeli tidak mau bawa tas ramah lingkungan," katanya.

Setelah sosialisasi ini ia yakin akan timbul kesadaran pembeli membawa wadah dan pedagang tidak perlu menyediakan wadah.

Pihaknya juga akan membuat tim untuk mengawasi pedagang dan pembeli.

"Kami buat tim untuk awasi dan ini harus dua pihak, pedagang dan pembeli. Dan untuk daging juga pembeli yang bawa plastik yang ada tutupnya. Nanti kami akan kasi contohnya," katanya.

Ia mengatakan saat ini masih fokus untuk Pasar Badung.

Setelah berhasil di Pasar Badung akan diterapkan untuk pasar lainnya.

"Pasar Adat Legian di Badung juga mulai melakukan ini mulai 1 November nanti. Kami akan pantau terus dan intensifkan pedagang di lapangan," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved