Soal Pemerintah Akan Batasi Medsos, Ini Jawaban Menkominfo Baru

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), yang beberapa kali membatasi akses media sosial (medsos) kerap menuai polemik publik.

Soal Pemerintah Akan Batasi Medsos, Ini Jawaban Menkominfo Baru
Internet
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Kebijakan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), yang beberapa kali membatasi akses media sosial (medsos) kerap menuai polemik publik.

Beberapa pihak menilai kebijakan itu sebagai upaya mengekang kebebasan berekspresi dan berpendapat warga negara yang dijamin konstitusi.

Lantas apakah kebijakan itu akan dilanjutkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang baru dilantik Johnny G Plate?

"Pilihan saya tentu tidak ada pembatasan," ujarnya saat berbincang dengan dilansir dari Kompas.com, Jakarta, Senin (28/10/2019).

"Tapi supaya tidak ada pembatasan jangan buat kacau, jangan berbuat melanggar hukum. Itu pilihan yang pertama dan terutama," sambung dia.

Angkat Penjualan di Bali dan Jawa Timur, Isuzu Gencarkan Program Business to Business (B2B)

Hendak Bersihkan Sampah di Kedalaman 15 Meter, Sarma Lemas di Dasar Sumur

Politisi asal Partai Nasdem itu memastikan, pihaknya akan tetap mengambil kebijakan pembatasan bila percakapan atau isu yang berkembang di medsos dinilai potensial memecah belah masyarakat.

Kebijakan itu juga dinilai cukup ampuh untuk menekan penyebaran kabar bohong atau hoaks melalui media sosial yang dinilai membahayakan masyarakat.

"Namun, pada saat di mana ada kejadian yang membahayakan masyarakat, maka pilihannya yang pertama adalah menyelamatkan masyarakat. Menyelamatkan masyarakat dengan sedikit mengambil haknya masyarakat melalui pembatasan, yang sifatnya sementara, bukan pembatasan permanen," kata dia.

Johnny menyebut, pemerintah menghormati kebebasan berekspresi dan berpendapat warga negara karena dilindungi oleh konstitusi.

Satlantas Polres Bangli Tilang 475 Pengendara, Terbanyak Pelanggar Tanpa SIM

Tewasnya Ibu Muda di Jember dengan Pisau Tertancap di Perut Terkuak, Suami Jadi Dalang Pembunuhan

Namun ucapnya, konstitusi juga memastikan, bahwa kebebasan berekspresi dan berpendapat juga tetap menghormati hak warga negara lainnya, tak memecah belah dan mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Pada saat di mana terjadi satu keadaan force mejeure di luar yang diperkirakan, kekacauan, maka tentu ada pembatasan, bukan menyetopan," ucapnya.

"Tetapi tujuannya bukan untuk masyarakat yang berpikiran positif, tapi membatasi mereka yang mengambil bagian secara negatif di dalamnya. itu kira-kira yang bisa kami lakukan," sambungnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Akan Tetap Batasi Medsos? Ini Jawaban Menkominfo Baru"

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved