13 Penyu Hijau Dilepas Liarkan di Pantai Perancak

Sebanyak 13 ekor Penyu Hijau dilepasliarkan di Pantai Perancak, Kecamatan Negara, Jembrana, Rabu (30/10/2019).

13 Penyu Hijau Dilepas Liarkan di Pantai Perancak
Tribun Bali/ I Made Ardhiangga
Pelepasliaran yang dilakukan oleh Bupati Jembrana dan Kapolres Jembrana dan pimpinan instansi lainnya, di Pantai Perancak Negara, Rbau (30/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Sebanyak 13 ekor Penyu Hijau dilepas liarkan di Pantai Perancak, Kecamatan Negara, Jembrana, Rabu (30/10/2019).

Bupati I Putu Artha memimpin pelepas liaran ini.

Bupati Artha mengakui kinerja Polres Jembrana dalam pengungkapan kasus ini.

Penyu sudah menjadi komoditi pangan.

Bukan sekedar lagi untuk upakara.

Karena tingkat kebutuhan yang berlebih.

Apalagi penyelundupan juga tidak sedikit yang diungkap.

"Memang (penyu) menjadi sarana upakara. Dan ini kontradiktif. Tapi itu dengan skala besar. Jadi sepertinya seperti bukan lagi upakara. Tapi untuk konsumsi," ucapnya.

Artha mengaku, memang perlu dicari solusinya dalam hal ini.

Apakah dalam upakara menggunakan penyu, bisa diganti yang lain, misalnya saja dengan yang lain.

"Apakah bisa diganti ulaman penyu dengan yang lain. Ini memang yang perlu dicari solusinya," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan, Jembrana pintu masuk barang atau orang.

Sehingga nantinya Polsek Gilimanuk melakukan pengecekan dengan intensif.

Kemudian nanti akan ada pemeriksaan lanjutan untuk intensitas di pelabuhan tradisional atau jalur-jalur tikus lainnya.

"Kami upayakan untuk intensifkan penjagaan Pelabuhan Gilimanuk. Karena tempat masuk dan keluarnya barang dan orang dari Bali dan menuju ke Bali," ujarnya. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved