Komisi II Rekomendasikan Penutupan Sementara PT SGB
Komisi II DPRD Bali merekomendasikan agar PT Solid Gold Berjangka (SGB) Bali ditutup untuk sementara
Penulis: Wema Satya Dinata | Editor: Irma Budiarti
Komisi II Rekomendasikan Penutupan Sementara PT SGB
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pada pertemuan yang keempat terkait polemik yang terjadi di PT Solid Gold Berjangka (SGB) Bali, akhirnya semua pihak bisa dihadirkan melalui fasilitasi DPRD Provinsi Bali, Selasa (29/10/2019).
Hadir dalam kesempatan itu antara lain pihak PT SGB, nasabah, Bappebti selaku pemberi izin perusahaan, serta pihak terkait lainnya.
Ketua Komisi II DPRD Bali Kresna Budi mengatakan, pihaknya ingin menyelesaikan masalah yang terjadi dengan mencari fakta dan data agar menemukan solusi terbaik atas polemik yang terjadi selama ini.
• Desa Manggissari Jadi Desa Pertama Bebas BAB Sembarangan di Pekutatan
• Kerap Deg-degan Saat Minum Kopi? Lakukan Hal ini Untuk Mencegahnya
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Bali yang menjadi nasabah atau korban PT SGB, pihaknya ingin agar korban dari masyarakat Bali tidak terus bertambah.
Menurutnya, pertemuan dilaksanakan sebagai langkah untuk memutus rantai awal antara nasabah baru dengan pihak PT SGB.
Dari pertemuan tersebut, pihaknya di Komisi II DPRD Bali merekomendasikan agar PT SGB Bali ditutup untuk sementara.
"Keputusannya, kami tidak ingin berburuk sangka, agar dampak yang kurang baik tidak terjadi, maka kami mengusulkan penghentian sementara operasional SGB di Bali," kata Kresna Budi.
• Mempelai Wanita Meninggal Akibat Kelelahan Resepsi, Suami Jadi Duda Seminggu Pasca Nikah
• Dituduh Selingkuh Sama Mantan Menantu Oleh Suami & Putrinya, Wanita Ini Dipukuli & Diusir dari Rumah
Usulan penghentian sementara ini akan diajukan kepada pimpinan dewan, untuk sesegera mungkin mendapat persetujuan.
Pada pertemuan itu nasabah juga diberi kesempatan untuk langsung mengajukan pengaduan ke pihak Bappebti, dan Bappebti sudah mau menampung pengaduan nasabah PT SGB tersebut, yang selanjutnya akan ditelaah di kantor pusat.
Saat ditanyakan mengenai target penyelesaian masalah ini, ia menjawab akan diselesaikan secepatnya supaya tidak berlarut-larut.
"Secepatnya (akan diselesaikan), Bappebti sudah mau membantu menyelesaikan,” ujarnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ketua-komisi-ii-dprd-bali-kresna-budi.jpg)