Sapi Raib Saat Hendak Diberi Pakan, Bukan Kejadian Pertama Pencurian Sapi di Desa Satra
Kadek Wandra (55), petani asal Dusun Kangin, Desa Satra melapor ke kepolisian karena kehilangan seekor sapi betina miliknya
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
Sapi Raib Saat Hendak Diberi Pakan, Bukan Kejadian Pertama Pencurian Sapi di Desa Satra
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Kadek Wandra (55), petani asal Dusun Kangin, Desa Satra, Klungkung, Bali, melapor ke kepolisian karena kehilangan seekor sapi betina miliknya, Kamis (31/10/2019).
Kejadian ini membuat dirinya mengalami kerugian sampai Rp 14 juta.
Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian ini diketahui Kadek Wandra sekitar pukul 06.40 Wita.
• 37 Siswa SMA se-Bali Ikuti Lomba Baca Puisi Festival Bali Jani, SMAN 3 Denpasar Sabet Juara Pertama
• Top Travel Agent Ukraina Kunjungi Bali, Dukung Promosi Pariwisata Pulau Dewata
Ketika itu, ia ke sawah dan hendak memberi sapinya pakan.
Namun saat tiba di sawah, ia melihat ternak betinanya raib.
"Saat saya tiba, sapi milik saya sudah tidak ada," ungkap Wandra.
Kadek Wandra dan petani lainnya curiga ada seseorang yang melakukan upaya pencurian sapi di area persawahan di Desa Satra.
• Kompleks Elite Kerajaan Majapahit Ditemukan di Mojokerto, Diduga Area Pemujaan 2 Raja Singasari Ini
• TRIBUN WIKI - 6 Rekomendasi Warung Gado-Gado di Denpasar
Terlebih beberapa ekor sapi milik petani lainnya, sudah ditemukan terlepas dan berkeliaran di area persawahan.
Kasus pencurian sapi di area persawahan Desa Satra, tidak pertama kalinya terjadi.
Sebelumnya sudah sempat terjadi tiga kasus pencurian sapi di wilayah tersebut.
Lokasi persawahan yang berada di pinggir By Pass Ida Bagus Mantra, membuat pelaku sulit dilacak.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kepolisian-melakukan-olah-tkp-kasus-pencurian-sapi-di-desa-satra.jpg)