Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Gubernur Anies Baswedan Kaget Dua Pejabat DKI Mundur di Tengah Polemik Anggaran

Bappeda punya peran cukup vital karena bertugas mengoordinasikan seluruh dokumen rancangan anggaran.

Tayang:
Editor: DionDBPutra
(KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Blok G, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019) 

Gubernur Anies Baswedan Kaget Dua Pejabat DKI Mundur di Tengah Polemik Anggaran

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Dua pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta  mengundurkan diri di tengah pembahasan rancangan kebijakan umum anggaran-prioritas
plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  (APBD) 2020 yang menuai berbagai kritik.

Dua pejabat itu yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Sri Mahendra  Satria Wirawan dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Edy Junaedi.

Bappeda punya peran cukup vital karena bertugas mengoordinasikan seluruh dokumen  rancangan anggaran.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku terkejut saat Mahendra menyampaikan  surat pengunduran diri. Namun, dia menghormati keputusan Mahendra.

"Ini adalah sikap yang perlu dihormati, perlu dihargai, ketika memilih untuk  memberikan kesempatan kepada yang lain ketika memikirkan organisasi di atas
kepentingan dirinya," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Anies berterima kasih kepada Mahendra karena telah bertugas sebagai Kepala Bappeda  selama 10 bulan sejak dilantik pada 9 Januari 2019.

Sementara soal Edy yang juga mengundurkan diri, Anies belum banyak berkomentar.  Sebab, dia belum bertemu langsung dengan Edy karena Edy sedang berada di luar kota.

"Beliau (Edy) hanya menyerahkan surat pengunduran diri, tapi belum bertemu dan  belum ada informasi lebih jauh," kata dia.

Anies belum menyampaikan pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata yang akan memimpin  dinas tersebut untuk sementara waktu.

Sementara pelaksana tugas Kepala Bappeda akan dijabat Deputi Gubernur Bidang  Pengendalian Penduduk dan Permukiman Sri Suharti.

"Ibu Suharti adalah seorang yang berpengalaman di bidang perencanaan," ucap Anies.

Respon Teco Setelah Hasil Imbang Kontra Persela Lamongan, Berharap BU Terhindar dari Kekalahan

Threesome dan Pesta Arak di Desa Dauh Peken, Muda-mudi Diciduk Satpol PP Saat Sidak

Kalteng Putra vs Persib, Maung Bandung Raih Poin Sempurna dan Masuk Delapan Besar Klasemen

Edy Junaedi mengundurkan diri pada Kamis (31/10/2019), sementara Mahendra  mengundurkan diri per hari ini.

Sebelum mereka mengundurkan diri, rancangan KUA-PPAS 2020 disoroti dan dikritik  banyak pihak karena berbagai anggaran yang janggal.

Di Dinas Pariwisata, anggaran yang disoroti yakni anggaran Rp 5 miliar untuk lima  influencer.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved