Masuki Bulan November, Jumlah Wisatawan di Subak Ceking, Tegalang Gianyar Menurun
Jumlah wisatawan di tempat wisata Subak Ceking, Tegalang Gianyar Menurun. Hal tersebut diakui oleh karyawan tempat wisatawan, Nyoman Daren
Penulis: Rino Gale | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali- Rino Gale
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR-Jumlah wisatawan di tempat wisata Subak Ceking, Tegalang Gianyar Menurun.
Hal tersebut diakui oleh karyawan tempat wisatawan, Nyoman Daren, Jumat (1/11/2019)
"Bulan ini agak sepi untuk wisatawan yang datang. Kalau puncak ramainya itu pada bulan Juli-Agustus," ujarnya.
Tempat wisata tersebut mempunyai berbagai fasilitas buat para pengunjung, dari spot foto dan ayunan.
"Tempat selfie ini sudah mulai dua tahun lalu. Dan biaya masuknya Rp 20 ribu itu sepuasnya. Sedangkan untuk ayunan jika 10 kali dibandrol Rp 100 ribu," ujarnya
Menurut data resmi dari Badan Pusat Statistik Provinsi Bali melalui websitenya bali.bps.go.id menerangkan, kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Bali September 2019 tercatat sebanyak 590.565 kunjungan, dengan wisman yang datang melalui bandara sebanyak 590.151 kunjungan, dan yang melalui pelabuhan laut sebanyak 414 kunjungan.
• PHRI Undang Selebriti Narsis & Artis Malaysia Weekend di Ashyana Resort
• Begini Pesan Tito Karnavian kepada Kapolri yang Baru Jenderal Idham Azis
Jumlah wisman ke Provinsi Bali pada bulan September 2019 turun 4,59 persen dibandingkan dengan catatan bulan Agustus 2019 (m to m).
Bila dibandingkan dengan bulan September 2018 (y on y), jumlah wisman ke Bali tercatat mengalami kenaikan 6,24 persen.
Menurut kebangsaan, wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada bulan September 2019 yaitu wisman dengan kebangsaan Australia (21,07 persen), Tiongkok (16,67 persen), Inggris (5,00 persen), Jepang (4,97 persen), dan India (4,66 persen).
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang bulan September 2019 tercatat sebesar 63,22 persen, turun 3,88 poin dibandingkan TPK bulan sebelumnya (m to m) yang mencapai 67,10 persen.
Jika dibandingkan bulan September 2018 (y on y) yang mencapai 69,52 persen, tingkat penghunian kamar di bulan September 2019, tercatat menurun 6,30 poin.
• Hasil Macau Open, Langkah Hafiz/Gloria dan Ruselli Hartawan Terhenti di Perempat Final
• Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pemprov Bali Hitung Ulang Pembiayaan
Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Bali bulan September 2019 tercatat selama 2,97 hari, naik 0,14 poin dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada bulan Agustus 2019 (m to m) yang mencapai 2,83 hari.
Jika dibandingkan dengan bulan September 2018 (y on y) yang mencapai 3,06 hari, rata-rata lama menginap September 2019 turun 0,09 poin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sejumlah-wisatawan-menikmati-pemandangan-di-subak-ceking-tegalalang-gianyar.jpg)