Dharma Wacana

Begini Pencerahan Ida Pandita Mengenai Surga dan Neraka Menurut Hindu

Ketika kita berbicara mengenai agama yang berintikan pada keyakinan, selalu ada konsep yang disebut kehidupan setelah kematian (eskatologi).

Begini Pencerahan Ida Pandita Mengenai Surga dan Neraka Menurut Hindu
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda saat dijumpai usai menjadi narasumber acara sosialisasi revolusi mental diMandala Mhantika Subak Sanggulan, Tabanan, Jumat (9/11/2018).   

 Oleh Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda

TRIBUN-BALI.COM, -- Ketika kita berbicara mengenai agama yang berintikan pada keyakinan, selalu ada konsep yang disebut kehidupan setelah kematian (eskatologi).

Dalam ajaran agama Hindu, eskatologi tak hanya berhenti di surga atau neraka.

Hindu memiliki suatu lakasi conditioning daripada sebuah spirit.

Selama ini, ketika agama hadir, selalu memberikan penjelasan bahwa dunia ini bukan tujuan.

Dunia ini adalah dunia pelantara untuk menuju keabadian di alam niskala atau alam eskatologi.

Dalam pandangan agama semit, mereka meyakini surga itu merupakan tujuan akhir.

Berbeda dengan Hindu yang menganut paham abrahamit, moksa atau kemanunggalan antara atman dengan brahman lah tujuan akhirnya.

Dalam ajaran  suatu pandangan agama di luar Hindu meyakini, surga dan neraka itu terjadi ketika dunia ini telah kiamat, sehingga mereka meyakini orang yang berbuat baik akan berada di surga abadi, dan orang yang berbuat buruk tersiksa di neraka abadi.

Dalam pandangan Hindu, surga dan neraka adalah dunia antara, yang terbentuk bukan hanya karena spiritual, tetapi juga kondisi mental.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved