Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Beri Penyuluhan Kesehatan dan KB, Kodim 1611/Badung Datangi Banjar Keraman, Abiansemal

Masyarakat yang hadir diberikan pengenalan mengenai alat-alat kontrasepsi yang bersifat sementara ataupun permanen.

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Kodim 1611/Badung
Kegiatan Penyuluhan Kesehatan dan Keluarga Berencana (KB), Kodim 1611/Badung bersama Puskesmas Abiansemal pada hari Senin (4/11/2019) malam melakukan kunjungan ke masyarakat Banjar Keraman, Abiansemal, Badung, Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dalam kegiatan Penyuluhan Kesehatan dan Keluarga Berencana (KB), Kodim 1611/Badung bersama Puskesmas Abiansemal melakukan kunjungan ke masyarakat Banjar Keraman, Abiansemal, Badung, Bali, Senin (4/11/2019).

Kegiatan ini dalam rangka Bintar Terpadu Kodim 1611/Badung TA 2019 ini pun disampaikan Kapten Inf I Wayan Suara selaku Plh Pasiter Dim 1611/Badung.

Acara kali ini berupa penyuluhan kesehatan yang dihadiri pengisi materi Ni Nyoman Indahwati dari Puskesmas Abiansemal.

"Dalam kegiatan kemarin kita bekerja sama dengan Puskesmas Abiansemal, yang mana pada kesempatan tersebut kita berikan pemahaman mengenai penyuluhan KB kesehatan," ujarnya kepada Tribun Bali, Selasa (5/11/2019) pagi.

Dalam kesempatan penyuluhan itu juga, hadir Tim Wasev dari Korem 163/Wira Satya Mayor Inf Suweda dan Mayor Arh Pande Made Sudiarta, klian Dinas, dan anggota Kodim 1611/Badung lainnya.

Berprofesi Gigolo Bertarif Rp 500 Ribu, Gustu Bunuh Wanita Kencannya di Denpasar & Terancam Ini

Dilimpahkan, Dua WN Australia Ditahan di Lapas Kerobokan Terkait Kasus Narkotik

Kemudian pada kegiatan Senin malam, masyarakat yang hadir diberikan pengenalan mengenai alat-alat kontrasepsi yang bersifat sementara ataupun permanen.

Serta pengenalan mengenai kontrasepsi ideal yang tidak menimbulkan efek yang dapat mengganggu kesehatan.

Lalu dilanjutkan dengan cara kegunaannya, seperti kondom hormonal yakni pil KB dan suntik DNA serta non hormonal seperti spiral, steril dan vasektomi.

Namun khusus untuk alat kontrasepsi dikatakan Ni Nyoman Indahwati, khusus untuk alat kontrasepsi vasektomi yaitu pemotongan atau pengikatan saluran mani.

Sehingga menghambat sperma keluar dari testis yang dianjurkan minimal untuk laki-laki dewasa yang sudah berusia 30 tahun ke atas.

Polda Metro Jaya Beri Respon Begini Terkait Video Viral Ormas Minta Jatah Parkir di Bekasi

Demokrat Lirik Mardjana dan Tamba, Masuk Survei Pilkada Bangli dan Jembrana

"Kami bersama Kodim 1611/Badung dalam kesempatan ini juga diajak untuk membantu dalam memberikan penyuluhan mengenai kesehatan dan KB," ujarnya.

"Ada beberapa materi yang disampaikan dalam hal ini, yang ditunjukkan agar mereka lebih mengerti mengenai kesehatan dan alat yang diperkenalkan," (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved