Dilimpahkan, Dua WN Australia Ditahan di Lapas Kerobokan Terkait Kasus Narkotik

"Ya benar kami telah menerima pelimpahan dua warga negara Australia atas nama tersangka David Dirk Johanes Van Iersel dan William Roy Astillero Cabant

Dilimpahkan, Dua WN Australia Ditahan di Lapas Kerobokan Terkait Kasus Narkotik
Tribun Bali/Putu Candra
Kasi Pidum Kejari Denpasar, Eka Widanta. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dua Warga Negara (WN) Australia yakni David Dirk Johanes Van Iersel (38) dan William Roy Astillero Cabantog (46) menjalani pelimpahan tahap II, Senin (4/11/2019).

David yang menjabat manager Lost City Club dan William yang profesi sebagai konsultan perhotelan ini dilimpahkan oleh penyidik Polresta Denpasar ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar terkait tindak pidana narkotik golongan I jenis kokain.

Usai menjalani pelimpahan, oleh pihak jaksa kedua tersangka kemudian ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Badung.

"Ya benar kami telah menerima pelimpahan dua warga negara Australia atas nama tersangka David Dirk Johanes Van Iersel dan William Roy Astillero Cabantog. Keduanya berkas terpisah (split)," terang Kepala Seksi Pidana Umum (Kadi Pidum) Kejari Denpasar, Eka Widanta.

Fairfield by Marriott Buka Properti Keduanya di Bali, Hadir dengan 227 Kamar Tidur

Kasus DBD di Tabanan Meningkat 300 Persen, Angka Tertinggi Terjadi di Empat Kecamatan

Dijelaskannya, para tersangka tersebut ditangkap pihak kepolisian Polresta Denpasar terkait tindak pidana menguasai atau menyalahgunakan bagi diri sendiri narkotik golongan I jenis kokain.

Keduanya ditangkap di Lost City Club Jalan Batu Mejan, Banjar Padang Linjong, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung, Jumat 19 Juli 2019.

Dari berkas perkara diungkap, barang bukti yang berhasil disita dari tangan para tersangka berupa satu plastik klip berisi serbuk putih kokain seberat 1,12 gram netto.

"Dari dua berkas, para tersangka disangkakan Pasal 112 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," papar Eka Widanta.

Mengenai penahanan oleh jaksa, David dan William akan menjalani masa tahanan selama 20 hari ke depan.

Sule Sebut Lina Telah Menikah Diam-diam 8 Bulan Lalu, Anak-anaknya Tak Diberi Tahu Dan Tak Diundang

Sejumlah Aset TPA Bangklet Diserahkan ke Pemkab Bangli

"Kami langsung lakukan penahanan terhadap kedua tersangka selama 20 hari kedepan di Lapas Kelas II A Kerobokan, Badung. Setelah dakwaan lengkap, segera akan kami lakukan pelimpahan ke pengadilan untuk selanjutkan dilakukan persidangan. Untuk jaksa yang menangani perkara ini telah kami tunjuk. Yakni Jaksa Made Ayu Citra Maya Sari," terang Eka Widanta.

Terpisah, kuasa hukum tersangka William yaitu Ida Bagus Gumilang Galih Sakti menyatakan, pihaknya tidak melakukan upaya penangguhan penahanan.

Pihaknya akan mengikuti proses hukum.

"Kami tidak mengajukan upaya penangguhan penahanan. Kami mengikuti proses hukum yang berjalan," ucapnya singkat ditemui di sela pelimpahan. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved