Motor Berjejer di Tanda Larangan Parkir di Jalan Raya Ubud
Pukul 13.00 Wita, di Jalan Raya Ubud, Jalan Hanoman, Jalan Monkey Forest, Jalan Suweta kerap terjadi kemacetan, terutama karena kendaraan roda empat
Penulis: I Nyoman Mahayasa | Editor: Meika Pestaria Tumanggor
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Wisatawan tampak ramai menikmati wisata di Ubud, Gianyar, Selasa (5/11/2019).
Banyaknya wisatawan yang datang ke Ubud, membuat bertambahnya jumlah kendaraan di jalanan.
Seperti halnya di Jalan Raya Ubud tampak sepeda motor berjejer di bahu jalan, padahal di area tersebut sudah dipasang tanda larangan parkir.
Pelanggar ini pun didominasi kendaraan roda dua yang diparkir oleh karyawan artshop maupun restoran dan juga guide yang membawa tamu.
• Pelindo III Gelontorkan Dana Bantuan Rp 7,96 Miliar untuk UMKM dan Program Bina Lingkungan
• Sasar Turis di Kuta Yang Keliling Pakai Google Maps, Pria Ini Jual iPhone X Jambretan Rp 5 Juta
• Kunjungi Krisna Oleh-Oleh Blangsinga, Raffi Ahmad dan Gigi Tampil Menawan Kenakan Pakaian Adat Bali
Pada pukul 13.00 Wita, di Jalan Raya Ubud, Jalan Hanoman, Jalan Monkey Forest, Jalan Suweta kerap terjadi kemacetan, terutama karena kendaraan roda empat.
Kemacetan yang sering terjadi, akibat jalanan yang memang sempit, khususnya area menuju dan dari kawasan Ubud.
Ditambah lagi volume kendaraan yang terus bertambah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/meskipun-telah-dipasang-tanda-larangan-parkir.jpg)