Dinilai Berdampak Positif, Bagus Karyawan Setujui Proyek Penataan Pura Besakih dari Pemprov Bali

"Saya selaku masyarakat yang terdampak pastinya sangat setuju. Nah ini akan berdampak sangat positif kepada masyarakat Besakih," kata I Gusti Bagus

Dinilai Berdampak Positif, Bagus Karyawan Setujui Proyek Penataan Pura Besakih dari Pemprov Bali
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
I Gusti Bagus Karyawan saat ditemui awak media usai mengikuti konsultasi publik di Wantilan Pura Besakih, Kamis (7/11/2019) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penataan kawasan suci Pura Besakih oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mendapatkan persetujuan dari masyarakat di kawasan tersebut, khususnya bagi mereka yang terdampak.

Salah satunya masyarakat yang menyetujui hal tersebut yakni I Gusti Bagus Karyawan.

Menurutnya, penataan kawasan suci Pura Besakih yang akan berlanjut pada penataan penyangga kawasan sucinya, nantinya akan memberikan dampak positif.

Dijelaskan olehnya, apabila proyek tersebut sudah selesai dibangun dan berjalan sesuai perencanaan maka akan terbuka lebar kesempatan untuk mencari kerja dan peluang untuk berusaha serta peningkatan kunjungan wisatawan.

"Saya selaku masyarakat yang terdampak pastinya sangat setuju. Nah ini akan berdampak sangat positif kepada masyarakat Besakih," kata dia saat ditemui awak media usai mengikuti konsultasi publik di Wantilan Pura Besakih, Kamis (7/11/2019).

Peneliti Temukan Asal-usul Orang Indonesia, Ada Moyang Pelaut dari China

Anak Agung Putu Wartayasa dan Guru Intim di Hadapan Siswinya, Siswi pun Dipaksa Threesome

"Itulah alasannya mengapa saya dan teman-teman, tepatnya kami, setuju dengan apa yang direncanakan oleh pihak Pemerintah Provinsi," tuturnya lagi.

Selama ini, kata dia memang tidak ada penurunan kedatangan wisatawan di kawasan suci Pura Besakih dan justru pergerakannya semakin positif.

Namun dirinya yakin, bila nantinya parkir dan sirkulasi kendaraan sudah ditata dengan baik maka jumlah kunjungan wisatawan dipastikan akan membaik.

Bagus Karyawan mengatakan, meski saat ini masih belum ada kepastian mengenai harga lahan, hal itu harus diselesaikan dengan cara yang elegan sehingga nantinya tidak ada yang dirugikan.

Kenaikan Tarif BPJS, Ratusan Warga Datangi Kantor BPJS Denpasar untuk Turun Kelas

Bayi Sudah Bisa Berhitung Sebelum Mengenal Angka, Begini Cara Peneliti Membuktikan

"Pihak masyarakat dengan senyum membahar tanah masyarakat, masyarakat yang menerimanya juga harus senyum menerima hasil kajian dari tim independen yang namanya tim appraisal tersebut," kata dia.

Saat ditanya berapa kira-kira harga tanah di kawasan suci Pura Besakih, Bagus Karyawan mengaku tidak mengetahuinya seraya menyebutkan bahwa hal itu merupakan pekerjaan dari tim appraisal.

Dalam rencana proyek ini, Bagus Karyawan terkena dampak tanahnya seluas 12,5 are.

Seperti diketahui, Pemprov Bali nampaknya semakin matang untuk menata kawasan suci Pura Besakih di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.

Penataan kawasan ini direncanakan akan dimulai pada tahun 2020 dan ditargetkan selesai di 2022 mendatang. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved