Berita Banyuwangi

Peringatan Maulid Nabi di Banyuwangi, Ribuan Telur Diarak dari Lima Penjuru

Setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, warga Banyuwangi menggelar tradisi Endog-endogan

Peringatan Maulid Nabi di Banyuwangi, Ribuan Telur Diarak dari Lima Penjuru
Surya/Haorrahman
Setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, warga Banyuwangi menggelar tradisi Endog-endogan. Peringatan Maulid Nabi di Banyuwangi, Ribuan Telur Diarak dari Lima Penjuru 

Peringatan Maulid Nabi di Banyuwangi, Ribuan Telur Diarak dari Lima Penjuru

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, warga Banyuwangi menggelar tradisi Endhog-endhogan.

Mereka mengarak ribuan telur yang ditancapkan di batang pohon pisang sebagai simbol nilai-nilai Islam yang harus dimiliki setiap umat Islam.

Tradisi Endhog-endhogan ini sangat popular di Banyuwangi.

Hampir di setiap kampung di Banyuwangi, warga menyambut Maulid Nabi (Kelahiran Nabi Muhammad SAW) secara sukacita dengan mengarak ribuan telur mengelilingi kampungnya.

Ribuan telur yang dihias beraneka warna tersebut, lalu ditancapkan dalam sebuah batang pisang (jodang).

Satu jodang biasanya terdapat 50 telur yang masing-masing telah ditempatkan sebuah wadah kecil yang menarik.

Saat mengarak telur, warga akan melantunkan sholawat sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Baik orang tua maupun muda, mereka berjalan keliling kampung mengumandangkan sholawat sembari menggaungkan sholawat nabi.

Tradisi yang telah lekat itu pula lah yang mengilhami Pemkab Banyuwangi menggelar Festival Endhog-endhogan, dan dimasukkan dalam agenda Banyuwangi Festival.

Halaman
1234
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved