Pesepeda Tewas Terserempet Bus di Mengwi, Kondisi Kepala Pecah Terlindas Ban Belakang
Seorang pengguna sepeda gayung tewas mengenaskan setelah terserempet bus saat melintas di Mengwi
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Irma Budiarti
Pesepeda Tewas Terserempet Bus di Mengwi, Kondisi Kepala Pecah Terlindas Ban Belakang
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Seorang pengguna sepeda gayung tewas mengenaskan setelah terserempet bus saat melintas di Jalan I Gusti Ketut Jelantik tepatnya depan Toko Tiga Putra, Banjar Denkayu Delodan, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali, Sabtu (9/11/2019) pagi.
Kecelakaan itu terjadi ketika pengguna sepeda inisial, IGAOS (57) bergerak dari arah selatan menuju utara.
Namun di belakang pesepeda asal Jalan Letda Suji No. 10, Lingkungan Tegal Sari, Kelurahan Dangin Puri, Denpasar Timur itu, bergerak bus jenis Mercedes Benz dengan nomor polisi DK 90XX AC ke arah yang sama.
• Serda Iman Gea Meninggal Usai Latihan Beladiri, Ibu Korban Mimpi Anaknya: Ma, Tolong Periksa Tubuhku
• Jadi Ramen Terenak, Indomie Duduki Peringkat Pertama LA Times Instant Ramen Power Rankings 2019
Setelah dekat TKP, bus hendak mendahului pesepeda tersebut, namun diduga kurang hati-hati, laju bus kurang ke kanan sehingga menyerempet pesepeda hingga terjatuh ke kanan dan kepalanya terlindas ban belakang.
Kasat Lantas Polres Badung, Iptu Debi Wiharjayadi, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
Menurutnya, pengendara bus berinisaial RAA (27) yang beralamat Jalan Tunjung Sari Gang Menuri III No. 11, Lingkungan Padang Sambian Kaja, Denpasar Barat itu, hendak menyalip.
Namun kurang ke kanan sehingga mengenai stang sepeda.
• Ramalan Bintang Minggu, 10 November 2019: Sagitarius Coba Lebih Peka, Gemini Jangan Boros
• Surya Paloh Pastikan Presiden Jokowi Akan Menutup Kongres II Partai Nasdem
“Korban ini jatuh ke kanan, sehingga korban ini dilindas ban belakang kiri bus tersebut,” jelasnya.
Hal itu pun mengakibatkan korban meninggal di tempat kejadian perkara, dengan kondisi kepala pecah dan bagian dada terlindas bus.
“Iya, dari kecelakaan itu, korban meninggal dunia dengan kondisi kepala pecah,” ungkapnya.
Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke RSD Mangusada.
Sementara sopir bus masih ditahan guna penyelidikan lebih lanjut.
“Sopir bus itu masih kami amankan untuk melakukan proses lebih lanjut, karena korban yang ditabrak meninggal,” pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-kecelakaan-lalu-lintas.jpg)