Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pencurian di Badung

Pura-Pura Pikat Burung, Pria Asal Petang Malah Curi Sapi Hamil Milik Temannya Sendiri

Unit Reskrim Polsek Petang berhasil mengungkap kasus pencurian seekor sapi betina dalam kondisi hamil milik warga di Banjar Petang

Tayang:
Istimewa
DIAMANKAN - Pelaku I.M.S saat diamankan jajaran reskrim Polsek Petang beserta barang bukti pada Selasa 26 Mei 2026. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Unit Reskrim Polsek Petang berhasil mengungkap kasus pencurian seekor sapi betina dalam kondisi hamil milik warga di Banjar Petang Suci, Desa Petang, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.

Ironisnya pelaku berinisial I.M.S. (50) merupakan teman korban yang dikenal sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kapolsek Petang, AKP I Putu Darma Santika melalui Ps Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti menjelaskan jika pelaku yang berasal dari Desa Petang, kecamatan Petang itu pun diamankan di rumahnya bersama barang bukti.

Baca juga: 3 WNA Tiongkok Diamankan Imigrasi Ngurah Rai Bali, Terlibat Pencurian di Bogor

"Pelaku kita amankan pada Rabu lalu. Setelah korban melaporkan pencurian sapi di ladangnya," ujarnya Rabu 26 Mei 2026.

Disampaikan kasus itu bermula saat korban, I Made Kertayasa (50), mendapati satu ekor sapi betina hamil miliknya hilang dari kandang pada Senin, 18 Mei 2026 pagi.

Korban yang baru pulang mengantar anak sekolah curiga setelah melihat bagian kandang rusak dan tali pengikat sapi dalam keadaan putus serta terlepas.

"Saat hilang, korban sempat mencari di sekitar kandang, namun menemukan jejak kaki sapi yang mengarah jauh dari lokasi," jelasnya.

Baca juga: Sedang Asyik Makan, Korban Pergoki Aksi Pencurian lewat CCTV, Pelaku Kabur Sambil Tenteng Tabung Gas

Karena yakin sapinya dicuri, korban pun langsung melapor ke Polsek Petang dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp12 juta.

Menerima laporan tersebut, tim opsnal Polsek Petang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Petang IPDA I Gusti Agung Ngr Sidiadhi bersama Kanit Intel Polsek Petang AIPTU Wayan Agus Widianta langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain itu juga menelusuri jejak kaki sapi yang mengarah ke wilayah Banjar Petang Kelod. 

"Jadi di Banjar Petang Kelod kita lakukan pemertaan dan penggalian informasi. Dari penyelidikan kemudian mengarah kepada seorang warga yang tiba-tiba memiliki sapi betina hamil di kandangnya, padahal sebelumnya tidak pernah memelihara sapi betina," bebernya.

Berbekal informasi itu, jajaran Reskrim langsung mengamankan I.M.S. di rumahnya sekitar pukul 08.30 Wita.

Selain memgamankan pelaku, pihaknya juga menemukan barang bukti berupa seekor sapi betina hamil berwarna coklat yang diduga kuat milik korban.

"Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui mencuri sapi tersebut seorang diri. Modus yang digunakan yakni berpura-pura memikat burung liar sambil memantau situasi kandang korban hingga kondisi sepi dan gelap," jelasnya.

Saat situasi memungkinkan, pelaku kemudian masuk ke kandang, memutus tali pengikat sapi dengan menggesekkannya ke bambu kandang, lalu menuntun sapi keluar melalui jalur kebun dan sungai menuju kandangnya di Banjar Petang Kelod.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved