Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Idul Adha

Sapi Kurban Presiden Prabowo Dibeli Dari Peternak Pecatu Bali, Dua Ekor Disiapkan Untuk Badung

sapi kurban bantuan Presiden tahun ini berjumlah dua ekor lantaran bobot masing-masing sapi tidak mencapai satu ton. 

Tayang:
Istimewa
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung AA Ngurah Raka Sukadana. Sapi Kurban Presiden Prabowo Dibeli Dari Peternak Pecatu Bali, Dua Ekor Disiapkan Untuk Badung 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sapi yang dipelihara peternak asal Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, kembali dibeli oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk kurban.

Bahkan kabarnya, dua ekor sapi milik peternak I Nyoman Tenaya dipilih sebagai hewan kurban bantuan presiden untuk masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, AA Ngurah Raka Sukadana, mengatakan pihaknya melalui Bidang Peternakan hanya memfasilitasi pencarian peternak sapi yang memenuhi kriteria. 

Selanjutnya, proses transaksi hingga penentuan harga ditangani langsung oleh pihak Sekretariat Presiden.

Baca juga: Ratusan Hewan Kurban Diperiksa di Jembrana, Pemerintah Gelontor 71 Kambing dan Satu Sapi Presiden

"Dari bidang peternakan hanya memfasilitasi mencari peternak sapi. Setelah itu dari Sekpres yang mengurus harga dengan pembeli," ujarnya, Minggu 24 Mei 2026.

Menurutnya, sapi kurban bantuan Presiden tahun ini berjumlah dua ekor lantaran bobot masing-masing sapi tidak mencapai satu ton. 

Kedua sapi tersebut memiliki berat masing-masing 436 kilogram dan 476 kilogram.

"Karena satu ekor tidak mencapai satu ton, sehingga dicari dua ekor sapi," jelasnya.

Disebutkan, sesuai rencananya, dua sapi kurban tersebut akan didistribusikan ke Masjid Baiturahman Banjar Angantiga, Desa Petang, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan-Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, IGAA Mirah Trimastuti menambahkan, sebelum disembelih, kedua sapi tersebut akan menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter hewan dari Disperpa Badung

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap daging sapi setelah penyembelihan guna memastikan aman dan layak konsumsi bagi masyarakat.

"Nanti sebelum dipotong akan dilakukan pemeriksaan kesehatan. Setelah disembelih, dagingnya juga diperiksa untuk memastikan layak konsumsi," katanya.

Selain sapi yang merupakan bantuan presiden, sapi yang digunakan kurban di beberapa mesjid maupun di lokasi pemotongan hewan juga dilakukan pemeriksaan. Hal itu memastikan masyarakat aman saat mengonsumsi dagingnya. (*)

Kumpulan Artikel Badung

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved