Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Setelah Prabowo, Kini Giliran Dahnil Anzar Simanjuntak Masuk Barisan Pemerintahan Jokowi

Setelah Prabowo, Kini Giliran Dahnil Anzar Simanjuntak Masuk Barisan Pemerintahan Jokowi

Tayang:
Ferdinand Waskita/Tribunnews.com
Dahnil Ahzar Simanjuntak. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Politikus Gerindra Dahnil Anzar Simanjuntak kini menjadi juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Hal tersebut diungkapkan Dahnil Anzar Simanjuntak usai mendampingi Prabowo Subianto dalam rapat kerja dengan Komisi I di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (11/11/2019).

"Iya jadi juru bicara Menhan," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak.

Warga Geger Temukan Mayat, Kepala dan Leher Terputus, Terlibat Duel Berdarah dengan Paman

Dahnil mengatakan dirinya menjadi staf Menteri Pertahanan yang mengurusi bidang nonmiliter.

Satu di antaranya bidang komunikasi dan media.

"Pokoknya ikut ke Kemenhan," katanya.

Karyawan Tewas Mengenaskan, Patah Tulang Leher dan Dada, Separuh Badan Terjepit Mesin Roll

Pantauan Tribunnews.com, Dahnil yang sebelumnya menjabat sebagai Juru Bicara Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto, ikut hadir di Komisi I.

Ia mendampingi Prabowo begitu tiba di Kompleks Parlemen sekitar pukul 11.00 Wib.

Ia mengenakan kemeja putih dengan dasi merah tua, dibalut jas hitam.

Anaknya Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap Jabatan, Yasonna Laoly Minta Anaknya Tak Usah Datang

Dahnil duduk di belakang Prabowo saat rapat kerja dengan Komisi I DPR RI.

Tak boleh dilandasi harapan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan bahwa kebijakan soal pertahanan nanti tidak boleh bergantung pada harapan.

Artinya dalam menyusun kebijakan soal pertahanan tidak boleh dilandasi atas harapan.

"Hope is not a policy. Kita jangan berharap, (misalnya) mudah-mudahan tidak ada negara yang akan mengganggu kita," kata Prabowo dalam Rapat Kerja bersama Komisi 1 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (11/11/2019).

Selain itu Prabowo juga mengatakan bahwa startegi pertahanan tidak boleh didasarkan pada doa. Strategi harus didukung oleh policy yang ujungnya kan menjadi investasi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved