Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Silvia Azoya, Bocah Idap Tumor Saat Gempa Lombok di RSUP Sanglah

Silvia Azoya, bocah mungil penderita tumor asal Lombok Utara hanya bisa terbaring tak berdaya di ranjangnya

Penulis: eurazmy | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali/Eurazmy
Silvia Azoya, Bocah Idap Tumor Saat Gempa Lombok di RSUP Sanglah 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Silvia Azoya, bocah mungil penderita tumor asal Lombok Utara hanya bisa terbaring tak berdaya di ranjangnya saat ditemui Tribun Bali di sal Cempaka, Kamar 309, RSUP Sanglah Bali, Rabu (13/11/2019).

Bocah yang kini genap berusia empat tahun ini juga merupakan saksi hidup bencana gempa bumi yang mengguncang Lombok pada tahun 2018 silam, termasuk meratakan rumahnya.

Putri mungil pasangan Ahmad Sarbi (32) dan Siti Zaenab (30) ini tinggal di Kampung Pelelan, Dusun Kerurak, Desa Persiapan Segara Katon, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara.

Saat gempa itu terjadi, Zoya tengah dirawat intensif usai operasi biopsi di RSUP Mataram.

Bahkan, Zoya sempat dirawat di luar ruangan selama seminggu pasca gempa tersebut.

Selang tiga tahun sudah, tumor yang diidapnya di bagian tulang ekor dan perutnya tak kunjung mendapat penanganan segera dari tim medis.

Sang ayah, Ahmad Sarbi mengatakan tim dokter yang menangani di RSUP Mataram tidak bisa melakukan pengobatan lantaran keterbatasan alat medis.

Hingga akhirnya, pada sekitar akhir bulan September silam, Zoya dirujuk untuk dirawat di RSUP Sanglah Bali.

Zoya sendiri baru bisa dirawat di RSUP Sanglah pada Minggu (10/11) kemarin lantaran saat tinggal di Rumah Singgah tiba-tiba mengalami demam.

Usai diperiksa, Zoya dijadwalkan untuk operasi biopsi ulang untuk mengambil sampel tumor pada Rabu (13/11).

Sebelumnya, hasil operasi biopsi di RSUP Mataram mengatakan Zoya didiagnosis mengidap tumor jinak dan menderita gizi buruk.

''Tapi dipending lagi, katanya kondisi anak saya masih belum stabil. Rencana operasi biopsi ulang karena dokter ragu apakah benar ini tumor jinak,'' katanya kepada Tribun Bali.

''Kalau tumor jinak, rasanya gak mungkin separah ini. Kalau ganas juga kondisi tubuhnya masih sesegar itu. Makanya, mau dioperasi biopsi ulang,'' imbuhnya.

Daya tubuh Zoya sendiri masih tergolong kuat karena masih bisa melakukan aktivitas ringan seperti ngobrol, bermain hape, tertawa, berteriak-teriak kesakitan.

Namun, kedua kakinya tak bisa berfungsi normal.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved