Bagian Vital Stefano Lilipaly Ditendang
Stefano Lilipaly Dirawat di RS, Cedera Telinga dan Alat Vital Setelah Laga Kontra Persipura
Stefano Lilipaly harus dirawat intensif di rumah sakit karena menderita cedera di bagian telinga dan alat vital
Penulis: Marianus Seran | Editor: Irma Budiarti
Stefano Lilipaly Dirawat di RS, Cedera Telinga dan Alat Vital Setelah Laga Kontra Persipura
TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA - Pelatih Stefano Cugurra Teco, menyesalkan tindakan bek lawan yang kerap bentrok fisik dengan Stefano Lilipaly.
“Stefano Lilipaly bermain bagus sekali. Kasihan dia karena dia ditabrak-tabrak bek lawan, sekarang dia cedera dan harus dirawat dokter,” ujar Stefano Cugurra Teco kepada Tribun Bali, Selasa (12/11/2019).
Teco mengaku tidak melihat dengan jelas benturan bagian apa Stefano Lilipaly.
Namun Fano menyampaikan kepada pelatih, sangat sakit usai benturan itu.
“Saya tidak tahu, kena apa, tapi dia bilang ke saya sakit sekali. Dia minta berhenti main dan diganti sesudah cetak gol. Saya lihat asisten wasit tahu, dan seharusnya memberitahukan ke wasit, tapi justru wasit memberikan kartu kuning kepada saya yang menanyakan hal itu kepada wasit,” jelas Teco.
Menurut dia, pelanggaran itu tidak wajar karena bola berada di lokasi lain, tapi Fano dipukul di tempat lain.
“Bola di tempat lain, dan dia dipukul di sini,” ujar pelatih asal Brasil ini.
• Kasus Penyiraman Air Panas terhadap Pembantunya, Desak Putu Wiratningsih Divonis 6 Tahun Penjara
• Kenalkan Kedai Kopi Favorit dan Populer Bagi Pencinta Kopi, Bank Mandiri Adakan Event Coffee Week
Diberitakan sebelumnya, penyerang Bali United Stefano Lilipaly harus dirawat intensif setelah laga Persipura vs Bali United, Senin (11/11/2019).
Pada laga 'panas' itu, Lilipaly mencetak satu gol dan satu asis.
Penyerang naturalisasi berdarah Belanda ini menderita cedera pada telinga dan alat vital.
Lilipaly harus dirawat di rumah sakit di Surabaya, untuk memeriksa kondisinya.
Ia mendapat benturan di bagian kepala dan tendangan lutut bek Persipura Jayapura tepat di alat vitalnya.
Kronologisnya saat laga di Gelora Delta Sidoarjo Jawa Timur, pada menit 20, kepala bagian belakang Stefano Lilipaly ditinju kiper Persipura Jayapura Dede Sulaiman saat duel udara.
Sementara itu, menit 60 bek Persipura Jayapura Israel Wamiau mengangkat lutut untuk menahan laju Stefano Lilipaly, yang tepat mengenai bagian vital Stefano Lilipaly.
Lilipaly langsung tersungkur, namun Israel juga menjatuhkan diri.
• Kontraktor Ditembak Anak Bupati Majalengka Saat Tagih Utang, Panji Ungkap Kronologi Kejadian
• Clekontong Mas Main Layar Lebar, Film Genre Horor Komedi Rilis 2020 Mendatang
Padahal bola berada di sisi kanan yang cukup jauh dari Stefano Lilipaly dan Israel.
Pelanggaran ini tak berbuah kartu untuk Israel.
Wasit utama Yeni Krisdianto asal Jawa Timur, tidak memberikan hukuman kartu dan teguran kepada pemain Israel setelah berdiskusi dengan dua asisten wasit.
Bali United Semakin Kuat Jelang Laga Kontra PSIS Semarang
Skuat Bali United kembali semakin kuat setelah absen enam pemain penting lawan Persipura Jayapura, di Stadion Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (11/11/2019) sore.
Pelatih Stefano Cugurra Teco, telah meminta empat pemain penting dari Bali terbang ke Surabaya, Selasa (12/11/2019) siang.
Empat amunisi yang biasa mengisi starting Bali United yang didatangkan adalah bek asing asal Brasil, Wilian Pacheco, striker Ilija Spaso, gelandang Brwa Hekmat Nouri, dan penyerang lincah Fahmi Al Ayyubi.
“Yang datang dari Bali dan mulai ikut latihan sore ini (kemarin, red) di Surabaya yakni Willian Pacheco, Spaso, Fahmi dan Nouri. Mereka tiba siang ini (kemarin, red),” kata Coach Teco kepada Tribun Bali, Selasa (12/11/2019).
Keempat pemain ini telah lepas dari hukuman akumulasi kartu kuning.
Mereka akan kembali bermain dalam laga kontra PSIS Semarang yang digelar di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (15/11/2019) nanti.
(*)