Pengunjung Tempat Hiburan Malam Coba Tipu Polisi. Saat Tes Urine, Ia Menukarnya dengan Air.

Polisi menyisir kafe yang berjejer di Pantai Delod Berawah. Petugas kemudian melakukan tes urine

Pengunjung Tempat Hiburan Malam Coba Tipu Polisi. Saat Tes Urine, Ia Menukarnya dengan Air.
Istimewa
Satreskoba Polres Jembrana saat menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Pantai Delod Berawah, Selasa (12/11/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Satreskoba Polres Jembrana mengamankan tiga orang positif narkoba. Mereka terjaring razia di sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Pantai Delod Berawah, Selasa (12/11/2019).

Kasat Narkoba Polres Jembrana, AKP Komang Muliyadi mengatakan, pihaknya telah menangkap tiga orang yang kedapatan positif menggunakan narkoba. Itu diketahui setelah diadakannya tes urine ke para pengunjung kafe remang tersebut.

“Kami lakukan pendalaman, memang ada yang positif tiga orang dan sudah kami amankan” ujar AKP Komang Muliyadi, Rabu (13/11/2019).

Ia katakan, razia menyisir sejumlah kafe yang berjejer di Pantai Delod Berawah. Pihaknya kemudian melakukan tes urine yang diikuti oleh pengelola, pelayan, dan pengunjung kafe.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mendapati satu barang mencurigakan yang dibawa seorang pengunjung berinisial G asal Pekutatan. "Ya ada satu pria pengunjung dan dua lainnya itu pelayan dan kasir kafe," jelasnya.

G juga sempat mencoba mengelabui polisi saat diminta tes urine. Bahkan, setelah tes urine, ia menyerahkan air. Saat dites ulang ketahuan bahwa G bohong. Ia ternyata positif Metamfetamina yang dikenal sabu. "Dari interogasi mengaku menggunakan sabu beberapa waktu lalu," ujarnya.

"Sedangkan dua lainnya, satu pelayan kafe, YN asal Rogojampi serta seorang kasir A asal Mendoyo. Semuanya urine ya mengandung Metamfetamina," sambung dia. 

Atas hal ini, ketiga orang yang menggunakan narkoba itu pun digelandang ke Polres Jembrana. Selain itu, satu pengunjung ditemukan membawa magazen berisi peluru yang diduga bagian dari air soft gun.

Petugas juga menyita puluhan minuman keras bermerk yang tanpa izin. Lebih dari 20 botol minuman keras berbagai merk tersebut diamankan. Polisi masih melakukan pendalaman terkait temuan dalam razia yang dilakukan tersebut. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: I Putu Darmendra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved