Liputan Khusus

Hasil Penelitian Sampah Plastik di Bali, 33 Ton Terbuang ke Aliran Sungai 

Meski pemerintah telah sering mensosialisasikan larangan pembuangan sampah ke sungai, namun realitanya masih banyak sampah-sampah plastik

Hasil Penelitian Sampah Plastik di Bali, 33 Ton Terbuang ke Aliran Sungai 
Tribun Bali/Rizal Fanany
Sejumlah pemulung memungut sampah plastik di Pantai Kedonganan, Badung, Sabtu (26/1). Sampah musiman ini memberi keuntungan bagi pemulung yang bisa mengumpulkan sampah plastik 70 kilo per hari 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Meski pemerintah telah sering mensosialisasikan larangan pembuangan sampah ke sungai, namun realitanya masih banyak sampah-sampah plastik yang dibuang ke sungai-sungai yang ada di Bali.

Ini terungkap dari penelitian yang dilakukan Bali Partnership, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Bali tahun 2018 sampai akhir tahun 2019 ini.

Hasilnya, diperkirakan ada 33 ton sampah plastik yang terbuang ke sungai-sungai yang ada di Bali.

“Penelitian ini kami lakukan tahun 2018 sampai 2019 ini. Jadi dari seluruh sungai di Bali diambil sampel. Tidak semua sungai.

Khusus pada musim hujan untuk 22 sungai lintas kota kabupaten pasti ada sampah plastiknya walaupun saat ini sudah semakin menurun,” kata Kepala DLH Provinsi Bali I Made Teja kepada Tribun Bali, Senin (18/11).

Dari hasil penelitian tersebut, tercatat timbulan sampah di Provinsi Bali sebanyak 1,6 juta ton per tahun.

Dari jumlah tersebut, 52 persen di antaranya belum tertangani dengan baik.

Rincianya, timbulan sampah di Bali per hari rata-rata 4.281 ton.

Dari jumlah tersebut, 2,061 ton telah ditangani dengan baik, dan 2,220 ton sampah belum tertangani dengan baik.

Artinya, jumlah sampah yang tertangani dengan baik masih lebih kecil daripada yang bisa ditangani dengan baik.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved