Dua WN Rumania Kasus Skimming Cengar-Cengir Dituntut Setahun Penjara 

Kedua terdakwa asal Rumania ini dinilai terbukti bersalah terkait perkara dugaan kejahatan keuangan

Dua WN Rumania Kasus Skimming Cengar-Cengir Dituntut Setahun Penjara 
Tribun Bali/Putu Candra
Florin dan Sarghi usai menjalani sidang tuntutan di PN Denpasar. Kedua terdakwa asal Rumania ini dituntut bersalah terkait perkara dugaan kejahatan keuangan, dengan modus skimming mengunakan kartu magnetic strip pada uatomatic teller machine (ATM) Bank BRI dan Bank BNI. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Florin Cristian Apetrei alias Florin (24) dan Sarghi Renato alias Renato (38) dituntut masing-masing setahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (21/11/2019).

Kedua terdakwa asal Rumania ini dinilai terbukti bersalah terkait perkara dugaan kejahatan keuangan, dengan modus skimming mengunakan kartu magnetic strip pada uatomatic teller machine (ATM) Bank BRI dan Bank BNI.

Dengan dilayangkannya tuntutan masing-masing selama setahun itu, kedua terdakwa tampak senang, dan beberapa kali cengar-cengir.

Pula terhadap tuntutan jaksa, tim penasihat hukum para terdakwa langsung menanggapi dalam pembelaan lisan. Intinya tim penasihat hukum memohon kepada majelis hakim agar kedua kliennya itu dijatuhi hukuman ringan.

Di sisi lain, menanggapi pembelaan lisan dari pihak terdakwa melalui penaihat hukumnya, Jaksa I Made Dipa Umbara menegaskan tetap apda tuntutan yang telah diajukan.

Usai para pihak saling menanggapi, sidang akan kembali digelar pekan depan, mengagendakan pembacaan amar putusan oleh majelis hakim.

Sementara dalam surat tuntutan, Jaksa Dipa Umbara menyatakan, kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, menyuruh melakukan dan turut serta melakukanu perbuatan dengan segaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses komputer atau sistem elektronik milik orang lain dengan cara apapun.

Kedua terdakwa melanggar Pasal 46 ayat (1) Jo Pasal 30 ayat (1) UU Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik sebagaimana telah diubah oleh UU No.19 tahun 2016 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Florin Cristian Apetrei alias Florin dan Sarghi Renato alias Renato dengan pidana penjara masing-masing satu tahun, dikurangi selama berada dalam tahanan. Dan denda Rp 5 juta subsidair enam bulan kurungan," tegas Jaksa Dipa Umbara dihadapan majelis hakim pimpinan Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi.

Sebagaimana diungkap dalam surat dakwaan mengenai aksi kedua terdakwa.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved