Terumbu Karang Jenis Baru Ditemukan di Kawasan Pantai PLTU Celukan Bawang
Kondisi terkini lingkungan di Pantai Celukan Bawang, Buleleng, Bali ternyata menjadi tempat yang disukai oleh terumbu karang untuk tumbuh.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Kondisi terkini lingkungan di Pantai Celukan Bawang, Buleleng, Bali ternyata menjadi tempat yang disukai oleh terumbu karang untuk tumbuh.
Hal ini dibuktikan dari Penelitian Kondisi Biofisik dan Sosial Ekonomi Pesisir Pulau Bali Tahun 2015.
Penelitian tersebut menunjukkan Perairan Celukan Bawang memiliki tutupan karang dengan kategori sedang sampai bagus.
Ekosistem terumbu karang yang diteliti pada kedalaman 3 dan 10 meter dengan metode Reef Health – Point Intercept Transect atau metode untuk memantau kondisi substrat dasar perairan.
• Rai Iswara Cek Pelayanan di RSUD Wangaya, Pertengahan Desember Denpasar Resmikan ESWL
• Teco : Spaso Sangat Capek, Bukan Fisik Saja Tapi Mental Juga
• Menjadi Sosok Google Doodle, Inilah Kiprah Ani Idrus, Perempuan Jurnalis Hebat Asal Indonesia
Hasilnya perairan tersebut ternyata memiliki tutupan karang dengan kategori sedang dan baik.
Penelilitan tersebut juga menunjukkan tutupan karang hidup pada masing-masing stasiun penelitian seperti di Stasiun Celukan Bawang I sebanyak 49,3 persen dengan kategori sedang, dan Stasiun Celukan Bawang II sebanyak 60,8 persen dengan kategori baik.
Untuk rehabilitasi, riset dan budidaya terumbu karang dibentuklah Yayasan Bumi Hijau Indah yang berlokasi di sebelah PLTU Celukan Bawang.
Hari ini, Yayasan tersebut diresmikan oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Konjen China di Bali Mr. Gou Haodong, yang dihadiri pendiri Yayasan yakni Prof. Made Sudiana Mahendra, Ketua Yayasan Bumi Hijau Indah Dodik Prasetya dan lainnya.
• Peneliti Indonesia di Busan Usulkan Bangun Universitas Riset Indonesia
• Jangan Mundur Bila Lolos Seleksi CPNS 2019 Jika Tak Mau Bayar Denda Rp 25 Juta Hingga Rp 100 Juta
• Bak Drama Korea, Bebi Romeo Sempat Merelakan Meisya Siregar Jalani Hubungan dengan Lelaki Lain
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Buleleng dan Konjen China di Bali, lalu dilanjutkan dengan peninjauan Gedung Yayasan yang didalamnya terdapat beberapa aquarium dan bak yang berisikan terumbu karang.
Kurang lebih terdapat delapan spesies terumbu karang yang ditemukan di sekitar pantai PLTU Celukan Bawang.
“Ada beberapa jenis baru yang belum ada di buku identifikasi secara umum. Artinya, yang belum ada di tempat lain," imbuh Dodik Prasetya, Senin (25/11/2019) seusai acara.
Diperkirakan usia terumbu karang tersebut menurut Dodik berkisar 4 sampai 5 tahun dipengaruhi beberapa faktor.
Mulai dari suhu air hingga kekuatan arus di bawah laut.
• BREAKING NEWS : WNA Jepang Lompat Dari Lantai Dua Apartemen di Pemogan, Diduga Ada Yang Membuntuti
• Bentuk Solidaritas dan Tingkatkan Rasa Kekeluargaan, Bagsumda Polres Badung Jenguk Anggota di RS
Salah satu spesies karang yang hanya ada di Bali dan hanya dapat ditemukan di kawasan pantai Candidasa, Karangasem bernama Uephyllia Baliensis.
Terumbu karang tersebut juga ditemukan di Celukan Bawang. "Jenis karang endemik itu juga ditemukan di sini," imbuh Dodik.
Hamparan terumbu karang yang dijumpai di wilayah tersebut kurang lebih 300-500 meter dari garis pantai. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/cara-sederhana-transpalasi-terumbu-karang-yang-dicoba-oleh-bupati-buleleng-dan-konjen-china.jpg)