Kekerasan Anak di Bali

KPPA Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Balita 2,5 Tahun yang Dilakukan Pacar Ibunya

KPPAD Bali meminta kepolisian mengusut tuntas kasus kekerasan anak yang dilakukan Ari Juniarta yang merupakan pacar ibu korban

KPPA Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Balita 2,5 Tahun yang Dilakukan Pacar Ibunya
Net
ilustrasi kekerasan anak - KPPA Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Balita 2,5 Tahun yang Dilakukan Pacar Ibunya 

KPPA Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Balita 2,5 Tahun yang Dilakukan Pacar Ibunya

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komisi Penyelenggaraan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus kekerasan anak yang dilakukan Ari Juniarta (22) pria asal Lumajang.

Seperti diketahui, Ari Juniarta merupakan kekasih dari ibu korban, KMW, yang masih berusia 2,5 tahun.

KMW dianiaya hingga menyebabkan cedera dan trauma pskis parah.

Komisioner KPPAD Bali, Ni Luh Gede Yastini sangat berharap kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini, karena diduga aksi penganiayaan tidak hanya dilakukan sekali.

Berdasarkan pengalaman tindak kekerasan yang ditangani, biasanya diawali dengan kekerasan level ringan sebelumnya.

''Hingga kemudian terjadi kekerasan pada level berat, seperti dalam kasus ini,'' ungkapnya dikonfirmasi, Jumat (29/11/2019).

Takut lihat Boneka dan Pria Tak Dikenal, Balita 2,5 Tahun Itu Mengalami Trauma Berat

Persib Bandung Takluk 2-3 dari Bali United, Umuh Muchtar Soroti Keputusan Wasit, Ada Bukti Video

Terlebih, lanjut Yastini, ibu korban dalam hal ini terkesan membela pelaku dan membiarkan tindak kekerasan ini terjadi.

''Ibu sebagai orang yang bertanggung jawab ini kan malah bela pelaku. Seolah-olah membiarkan kekerasan, sehingga makin menjadi-jadi. Makanya perlu ada pendalaman kekerasan lagi,'' tegasnya.

Sebab itu, pihaknya akan terus mengawal kasus ini, memastikan agar balita korban kekerasan itu mendapatkan pemulihan kesehatan secara fisik dan psikologi, karena korban sangat trauma dengan peristiwa ini.

Terpenting saat ini, lanjutnya, pemulihan korban dari cedera yang dialami, dan memastikan kepulihan psikologi korban juga membaik.

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved