Air Tukad Badung Merah Darah

Terbukti Bersalah Buang Limbah ke Tukad Badung, Nurhayati Dijatuhi Hukuman Denda Rp 2 Juta

Nurhayati, pengusaha tekstil celup yang membuang limbah ke Tukad Badung, menjalani sidang tipiring dan dijatuhi hukuman denda Rp 2 juta

Terbukti Bersalah Buang Limbah ke Tukad Badung, Nurhayati Dijatuhi Hukuman Denda Rp 2 Juta
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Nurhayati pemilik sablon - Terbukti Bersalah Buang Limbah ke Tukad Badung, Nurhayati Dijatuhi Hukuman Denda Rp 2 Juta 

Terbukti Bersalah Buang Limbah ke Tukad Badung, Nurhayati Dijatuhi Hukuman Denda Rp 2 Juta

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Nurhayati (48), pengusaha tekstil celup yang membuang limbah ke Tukad Badung, menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Denpasar, Bali, Jumat (29/11/2019).

Hakim menjatuhkan hukuman pidana denda Rp 2 juta kepada pengusaha tekstil celup di Jalan Pulau Misol, Dauh Puri Kauh tersebut.

Hakim Esthar Oktavi dalam amar putusan menjelaskan, mengingat Pasal 12 ayat (3) Peraturan Daerah No.1 tahun 2015 tentang Ketertiban Umum jo Pasal 58 ayat (2) Peraturan Daerah No.1 tahun 2015 tentang Ketertiban Umum serta  peraturan perundang-undangan lain yang berlaku yang berhubungan dengan perkara ini.

Berdasarkan hal itu, hakim menyatakan, terdakwa Nurhayati telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana membuang limbah sablon ke sungai.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Hj Nurhayati oleh karena itu dengan pidana denda sebesar Rp 2 juta, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar, maka diganti pidana kurungan selama tujuh hari," tegas Hakim Esthar Oktavi.

Kronologi Istri Kedua Bunuh Bayinya yang Berumur 1 Tahun dan Bakar Gudang Suami

Terpidana Narkotik Bayar Denda Rp 1 Miliar, Pertama Kali di Kejaksaan Negeri Denpasar

Selain dijatuhkan hukuman denda, sehari sebelumnya, Kamis (28/11/2019), Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Denpasar menyegel tempat usaha milik Nurhayati.

Penyegelan dipimpin Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga.

I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan ada tiga peraturan yang dilanggar Nurhayati sehingga menjadi dasar penyegelan ini.

"Berdasarkan pertimbangan tim setelah melihat, menganalisa dan membuktikan bahwa yang bersangkutan menyebabkan pencemaran," kata Sayoga.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved