Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Setelah Merah Darah, Sungai Lain di Denpasar Airnya Berwarna Cokelat, Satpol PP Langsung Merespon

Pembahasan berawal dari beredarnya sebuah video yang memperlihatkan air sungai di Denpasar, Bali, berubah warna menjadi cokelat beredar di media sosia

Editor: Rizki Laelani
tangkap layar kompas.com
Warga Denpasar kembali ramai memahas warna sungai di media sosial. Mereka membahas air di aliran sungai Nyampuh yang warnanya berubah menjadi cokelat. Pembahasan berawal dari beredarnya sebuah video yang memperlihatkan air sungai di Denpasar, Bali, berubah warna menjadi cokelat beredar di media sosial. 

Setelah Merah Darah, Sungai Lain di Denpasar Airnya Berwarna Cokelat, Satpol PP Langsung Merespon

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Warga Denpasar kembali ramai memahas warna sungai di media sosial.

Mereka membahas air di aliran sungai Nyampuh yang warnanya berubah menjadi cokelat.

Pembahasan berawal dari beredarnya sebuah video yang memperlihatkan air sungai di Denpasar, Bali, berubah warna menjadi cokelat beredar di media sosial.

Dalam keterangannya ditulis, "Terjadi lagi dan sedang berlangsung pembuangan limbah ke sungai Nyampuh, Pekambingan, Sabtu (30/11/2019) siang."

Kepala Satpol PP Kota Denpasar, Dewa Sayoga membenarkan adanya perubahan warna di air sungai.

Live Streaming RCTI Timnas U-23 Indonesia vs Vietnam: Kiper Vietnam Target Clean Sheet

INFO CPNS 2019: Intansi Kemenristek Sepi Peminat Masih Dibuka hingga 6 Desember

Pengakuan Siswi SMP 3 Kali Digauli Kekasihnya Lalu Dijual ke 10 Pria Hidung Belang

Detik-detik Sebelum Penebasan 4 Orang di Pemogan Versi Tetangga Korban

Namun, ia membantah bahwa informasi di media sosial yang menyebut warna cokelat itu berasal dari limbah.

Menurut dia, sungai tersebut keruh karena bercampur lumpur yang diakibatkan adanya kiriman air dari hujan lebat yang terjadi di hulu Kintamani, Bangli.

"Berdasrkan info yang didapat, di lokasi air keruh itu berasal dari Sungai Ayung, akibat hujan lebat di hulu wilayah Kintamani, Bangli," kata Dewa saat dikonfirmasi, Sabtu.

Adapun, lokasi video yang viral tersebut berada di anak Sungai Ayung di sekitar Pekambingan, Denpasar.

Video tersebut diduga dengan cepat direspons warga, karena hal serupa baru saja terjadi di tempat lain.

Sebelumnya, masyarakat di Kota Denpasar, Bali, dihebohkan dengan warna air di sungai atau tukad Badung sekitar Jalan Imam Bonjol yang berubah berwarna merah.

Kejadian itu diketahui warga pada Selasa (26/11/2019) pagi.

Air sungai yang berubah jadi merah itu memang disebabkan limbah sablon. Seorang pengusaha sablon bernana Nurhayati membuang limbahnya secara langsung ke sungai.

Usaha sablon itu kemudian disegel oleh Satpol PP Kota Denpasar pada Kamis (28/11/2019).

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved