Wardana Dituntut 10 Bulan Penjara karena Tebang Pohon di Hutan Lindung

I Ketut Wardana (53) warga Banjar Kemoning, Jembrana, dituntut 10 bulan penjara gara-gara memotong sebuah pohon.

Wardana Dituntut 10 Bulan Penjara karena Tebang Pohon di Hutan Lindung
TRIBUN BALI/I MADE ARDHIANGGA ISMAYANA
Barang bukti kayu yang disita di Kejaksaan Negeri Negara, Jembrana, Senin (2/12/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - I Ketut Wardana (53) warga Banjar Kemoning, Desa Manistutu Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, dituntut 10 bulan penjara gara-gara memotong sebuah pohon jenis bayur di hutan lindung milik negara.  Terdakwa menjalani sidang tuntutan di PN Negara, Senin (2/12/2019). 

Dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Gatot Hariawan menyebut terdakwa bersalah. Terdakwa mencari kayu untuk memperbaiki rumah. Sayangnya, kayu itu dicari di kawasan hutan lindung.

Terdakwa membawa mesin senso ke lokasi yang jaraknya 700 hingga 800 meter dari rumahnya. "Terdakwa menebang satu pohon dan dengan ini menuntut terdakwa dengan hukuman 10 tahun penjara," ucapnya.

Sidang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Negara, Benny Octavianus dengan dua hakim anggota yakni Fakhrudin Said Ngaji dan Mohammad Hasanuddin Hefni.

Gatot menjelaskan, terdakwa menebang satu pohon kemudian dipotong-potong. Kayu itu selanjutnya, dijadikan 40 buah balok kayu dengan berbagai macam ukuran.

Terdakwa ditangkap Polres Jembrana atas informasi masyarakat. Penangkapan dilakukan pada Jumat (30/8) lalu pukul 10.00 Wita di rumah terdakwa.

"Dengan ini negara mengalami kerugian total sebesar Rp 741 ribu," jelasnya.

Terdakwa dinyatakan bersalah karena menebang kayu di kawasan hutan lindung. Menebang pohon tanpa ijin atau tidak dilengkapi ijin. Sehingga, terdakwa melanggar pasal 12 huruf B junco pasal 82 ayat 2 UU nomo 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

Atas tuntutan ini, sidang pun ditunda oleh Majelis Hakim dan sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan putusan. (ang)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ni Ketut Sudiani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved