Breaking News:

Kunjungan Wisman China Masih Terjun di Oktober 2019, Korea Selatan Meningkat 9,59 persen

Wisman yang tercatat menurun terdalam yaitu wisman asal China dengan penurunan sedalam (-25,66) persen

Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Sejumlah wisman asal China menikmati wisata kuliner di Kedonganan, Kecamatan Kuta, Badung, Senin (2/12/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali, pada Oktober 2019 tercatat sebanyak 568.067 kunjungan.

Jumlah tersebut turun sedalam (-3,81) persen dibandingkan catatan September 2019 (mtm).

“Pada periode Januari-Oktober 2019 tercatat sebanyak 5.240.297 kunjungan wisman yang datang langsung ke Bali, lebih tinggi dibandingkan Januari-Oktober 2018 (yoy) tercatat sebanyak 5.164.929 orang, atau naik setinggi 1,46 persen,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho, Senin (2/12/2019).

Kunjungan wisman selama tahun 2019 didominasi wisman asal Australia (19,63 persen), China (19,59 persen), India (5,73 persen), Inggris (4,64 persen), Amerika Serikat (4,36 persen), Jepang (4,19 persen), Perancis (3,54 persen), Korea Selatan (3,31 persen), Jerman (3,31 persen), dan Malaysia (2,74 persen).

“Korea Selatan tercatat sebagai negara dengan peningkatan jumlah wisman paling tinggi selama tahun 2019 dibandingkan tahun 2018, yaitu meningkat setinggi 47,06 persen,” sebutnya.

Sementara wisman asal China tercatat menurun terdalam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sedalam (-14,99) persen.

Dibandingkan bulan Oktober 2018 (yoy), jumlah wisman tercatat naik setinggi 9,69 persen.

Wisman yang datang ke Bali sebagian besar melalui bandara, yaitu sebanyak 566.066 kunjungan. Selain dari pintu masuk bandara, wisman juga masuk ke Bali melalui pelabuhan.

Pada Oktober 2019 jumlah wisman yang datang melalui pelabuhan laut sebanyak 2.001 kunjungan.

Dibandingkan dengan catatan bulan yang sama tahun 2018 (yoy), jumlah wisman yang datang melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai naik setinggi 9,73 persen.

Jika dibandingkan catatan September 2019 (mtm), kunjungan wisman melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai di bulan Oktober 2019 tercatat turun sedalam (-4,08) persen.

Sementara itu wisman yang datang melalui pelabuhan turun sedalam 1,43 persen dibandingkan bulan Oktober 2018 (yoy).

Jika dibandingkan September 2019 (mtm), kunjungan wisman yang datang melalui pelabuhan laut naik setinggi 383,33 persen.

Wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada Oktober 2019 antara lain wisman dengan kebangsaan Australia (21,02 persen), Tiongkok (15,46 persen), India (5,15 persen), Inggris (4,67persen), Perancis (4,18 persen), Jepang (4,12 persen) Amerika Serikat (4,07 persen), Jerman (4,05 persen), Korea Selatan (3,75 persen), dan Malaysia (2,97 persen).

Dari sepuluh negara dengan jumlah wisman terbanyak, 7 di antaranya menurun dibandingkan dengan September 2019 (mtm).

Penurunan terdalam berasal dari Jepang sedalam (-20,28) persen, disusul wisman dari Jerman sedalam (-13,88) persen, Amerika Serikat turun sedalam (-11,78) persen, Tiongkok sedalam (-10,81) persen, Inggris sedalam (-10,05) persen, Australia sedalam (-4,05) persen, dan Malaysia sedalam (-2,20) persen.

Berbeda dengan 7 negara sebelumnya, jumlah wisman asal Korea Selatan meningkat setinggi 9,59 persen, India setinggi 6,30 persen, dan Perancis setinggi 0,36 persen.

Dibandingkan dengan Oktober 2018 (yoy), sembilan dari sepuluh besar negara asal wisman yang berkunjung tercatat meningkat, dengan peningkatan tertinggi tercatat pada wisman asal Korea Selatan, yang naik setinggi 69,89 persen.

Sementara itu, wisman yang tercatat menurun terdalam yaitu wisman asal China dengan penurunan sedalam (-25,66) persen. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved